Jokowi anugerahkan gelar pahlawan untuk 5 pejuang

Presiden Jokowi melaksanakan upacara Hari Pahlawan di Surabaya.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Jokowi anugerahkan gelar pahlawan untuk 5 pejuang
Upacara Hari Pahlawan di Surabaya. ©2015 merdeka.com/moch andriansyah

Untuk kali pertama dalam sejarah peringatan Hari Pahlawan di Surabaya, Jawa Timur, dihadiri presiden. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur upacara bendera peringatan 10 November di Tugu Pahlawan, Selasa (10/11). Pada kesempatan yang sama, Jokowi menganugerahkan gelar pahlawan untuk lima tokoh pejuang.Upacara yang dikomandani Kependam V Brawijaya, Kolonel Inf Washington Simanjuntak ini juga dihadiri Ibu Iriana Jokowi, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, Gubernur Jawa Timur Soekarwo serta sejumlah menteri Kabinet Kerja. Tak ketinggalan, puluhan veteran, keluarga veteran serta perintis kemerdekaan, juga turut hadir sebagai tamu kehormatan. Dalam barisan upacara, pasukan TNI dari seluruh kesatuan, Polri, organisasi kepemudaan dan para pelajar.Dalam pidatonya, Jokowi menceritakan heroisme perjuangan Arek-Arek Suroboyo mempertahankan kemerdekaan. "Maka, semangat itulah yang patut kita warisi. Tanggung jawab ada di pundak kita untuk meneruskan perjuangan, untuk mewujudkan masa depan bangsa dan negara yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian," ucap Jokowi.Sedangkan lima pejuang yang mendapat gelar pahlawan itu adalah Bernard Wilhem Lapian dari Sulawesi Utara, Mas Isman pendiri organisasi pelajar bersenjata (TRIP), Komjen Pol Moehammad Jasin dari Jawa Timur yang merupakan bapak Brimob, Raja Bandung VII, Bali, I Gusti Ngurah Made Agung serta Ki Bagus Hadikusumo (Ketua Umum PP Muhammadiyah Tahun 1942-1953).‬‪Selanjutnya, upacara ditutup dengan ramah tamah presiden beserta rombongan dengan keluarga pahlawan asal Surabaya, salah satunya keluarga almarhum Bung Tomo atau Soetomo, yaitu istri Bung Tomo, Sulistina Soetomo dan putra sulungnya.

Rekomendasi