Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini ciri-ciri penipuan berkedok lowongan kerja

Ini ciri-ciri penipuan berkedok lowongan kerja Penipuan lowongan kerja. ©facebook.com

Merdeka.com - Setiap orang memang mendambakan mendapat pekerjaan yang tak terlalu berat atau sesuai dengan kemampuannya. Terlebih bila perusahaan tempat bekerja tersebut mampu membayar hasil kerja yang membuat karyawannya sejahtera.

Maka hal tersebut yang kerap membuat banyak orang tertarik membaca iklan lowongan kerja. Apalagi ditambah faktor jumlah pengangguran di Indonesia masih cukup tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, angka pengangguran pada Februari 2015 lalu sebesar 7,45 juta orang.

Namun kondisi semacam ini justru memunculkan orang-orang nakal yang mencari keuntungan dengan cara yang buruk. Hal tersebut berupa tindak pidana penipuan dengan membuat lowongan kerja abal-abal.

Kebanyakan modus ini dilakukan secara viral. Perilaku buruk tersebut-disebut melalui sosial media hingga sms. Untuk menarik hati para korbannya bisa dilakukan dengan beragam cara.

Beberapa di antaranya yaitu dengan menggunakan alamat email yang tidak valid. Selain itu penipuan bisa dengan iming-iming gaji besar. Calon korban kebanyakan dengan berbagai cara dan alasan dibuat untuk membayar sejumlah uang.

Akhirnya bukan pekerjaan yang didapat, korban justru kehilangan uangnya. Berikut beberapa ciri-ciri penipuan berkedok lowongan kerja yang memberikan iming-iming gaji fantastis, namun membuat korbannya rugi besar:

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP