Delapan Anak di Sulsel Mengalami Gagal Ginjal Akut, Lima Meninggal

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengonfirmasi ada delapan anak di Sulsel mengalami Acute Kidney Injury (AKI) atau gagal ginjal akut. Dari jumlah tersebut, lima meninggal dunia dan satu masih menjalani perawatan.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Delapan Anak di Sulsel Mengalami Gagal Ginjal Akut, Lima Meninggal
Ilustrasi ginjal. Shutterstock/Spectral-Design

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengonfirmasi ada delapan anak di Sulsel mengalami Acute Kidney Injury (AKI) atau gagal ginjal akut. Dari jumlah tersebut, lima meninggal dunia dan satu masih menjalani perawatan.

Kepala Dinkes Sulsel Rosmini Pandin mengatakan, pihaknya telah mengkonfirmasi data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait enam anak mengalami gagal ginjal akut dan satu meninggal. Berdasarkan pendataan ulang ternyata ada delapan anak yang mengalami gagal ginjal akut dan lima diantaranya meninggal dunia.

"Kemarin siang, telah dilakukan evaluasi data yang diinput, ada enam kasus sebelum Agustus dan dua pada Oktober. Dari enam kasus tersebut, status saat ini dua sembuh kemudian yang masih dirawat satu, dan meninggal lima," kata Rosmini kepada wartawan di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (24/10).

Rosmini mengungkapkan usia anak yang sakit gagal ginjal akut yakni delapan bulan hingga 12 tahun. Rosmini menjelaskan, dua anak yang sakit gagal ginjal akut pada Oktober 2022 berasal dari Kabupaten Luwu Timur dan Kota Parepare.

"Satu orang sedang dirawat di Rumah Sakit Hikmah Parepare," kata dia.

Masyarakat diminta untuk memperhatikan urine anak yang sakit. Dia menyebutkan secara normal manusia akan buang air kecil tiga sampai delapan kali dalam sehari.

"Kalau anak demam diharapkan melihat urinenya apakah jumlah berkurang tiga sampai delapan kali buang air kecil satu hari, atau kalau pakai pampers di lihat dan diganti tiga jam," bebernya.

Rosmini menambahkan saat ini Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo Makassar menjadi rujukan anak yang sakit gagal ginjal akut. Apalagi di RSUP Wahidin mempunyai dokter spesialis ginjal.

Rekomendasi