Cerita pedagang handuk tambah modal saat jualan di demo buruh

Para pedagang sudah siaga di Bundaran HI sejak pagi menyambut para buruh yang akan berdemo.

Marselinus Gual
Oleh Marselinus Gual - Reporter
Cerita pedagang handuk tambah modal saat jualan di demo buruh
pedagang handuk di demo buruh. ©2015 merdeka.com/marselinus gual

Ribuan buruh akan melakukan demo besar-besaran hari ini sepanjang Bundaran HI hingga kawasan Monas. Tak hanya ribuan polisi yang bersiaga mengamankan demo, para pedagang asongan dan kaki lima juga bersiap menyambut para buruh. Salah satunya para pedagang handuk dan syal.Mereka menawarkan handuk kecil dan syal di seputaran Bundaran HI. Rudi (31) asal Sukabumi, Jawa barat misalnya. Pedagang yang biasa mangkal di Pasar Tanah Abang ini sudah sejak pagi tadi mendatangi Bundaran HI dengan menyiapkan dagangannya."Saya biasanya di pasar Tanah Abang tapi karena hari demo, saya datang ke sini," ujar Rudi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (1/9).Rudi biasanya menyiapkan modal Rp 500 ribu jika hari biasa. Berbeda dengan hari ini, dia menaikkan modalnya hingga Rp 1 juta. Handuk-handuk dan syal itu biasa dicari pendemo untuk menutup kepala atau mengelap keringat di tengah teriknya matahari.Pantauan merdeka.com, suasana Bundaran HI masih sepi dari demo. Hanya terlihat beberapa pendemo yang siap-siap menunggu rekan-rekannya yang datang dari luar Jakarta. Sementara itu, lalu-lintas masih lancar seperti biasa dan belum ada pengalihan arus.

Rekomendasi