Persoalan banjir di Kota Makassar, Sulawesi Selatan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Saat hujan, genangan air ditemukan di sejumlah titik. Untuk mengatasi hal tersebut, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo-Ando Zunnun Armin akan mengintegrasikan sejumlah drainase yang bermasalah.
Paslon nomor urut 4 ini memaparkan strategi untuk mengatasi banjir, sampah dan masalah lingkungan lainnya dengan metode trias restorasi, yaitu restorasi teknis, ekologis dan kelembagaan.
"Kami akan melakukan revitalisasi dan drainase serapan. Mengintegrasikan drainase tersier, primer dan sekunder," jelas None, sapaan akrab Irman dalam debat publik Pilkada Kota Makassar yang dihelat di Jakarta, Sabtu (7/11).
Selain itu juga menyiapkan ruang terbuka hijau melalui proses restorasi kelembagaan dan sosial. Menurut None, penanganan lingkungan harus dilakukan terintegrasi.
"Untuk pengawasan, kita akan lakukan melalui artificial intelegencia. Banyaknya sampah plastik, juga menjadi perhatian pasangan ini. Hal tersebut akan diatur melalui kelembagaan sosial dan rumah tangga," tutur None.
Visi Irman-Zunnun adalah mewujudkan makassar sebagai kota bermartabat, berdaya saing global dan berbasis keseimbangan ekosistem.
Selanjutnya dari visi tersebut, misinya di antaranya adalah mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, menyediakan akses pelayanan umum terjangkau dan berkualitas, memperkuat budaya-budaya luhur lokal dan menciptakan etos kerja berbasis kearifan lokal. Membangun sarana dan prasarana lingkungan berbasis ekologi yang ramah lingkungan, memberi ruang kepada masyarakat untuk berusaha dan meningkatkan daya saing perekonomian berbasis ekonomi kerakyatan, serta menjadikan Kota Makassar sebagai pusat penghubung perniagaan barang dan jasa wilayah timur dan barat serta internasional.
Pilkada Kota Makassar diikuti empat paslon. Yakni Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi yang diusung Partai Gerindra dan NasDem dengan 11 kursi. Lalu Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando diusung Partai Demokrat, PPP dan Perindo dengan 13 kursi. Syamsu Rizal-Fadli Ananda diusung PDIP, Hanura dan PKB dengan 10 kursi di DPRD Makassar. Irman Yasin Limpo-Andi Muhammad Zunnun Armin NH yang diusung Golkar, PKS dan PAN dengan total 15 kursi di DPRD Makassar.