Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Soal Pembangunan MRT Fase II, Anies Baswedan Surati Kemensetneg

Soal Pembangunan MRT Fase II, Anies Baswedan Surati Kemensetneg anies baswedan. ©2018 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya masih menunggu surat balasan dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) terkait pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase II.

Surat yang diajukan Anies tersebut mengenai pembangunan stasiun dan gardu listrik di Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

"Akhirnya kita kirim surat saja kepada Mensesneg (Pratikno) bahwa kita memberikan, MRT memastikan ada jaminan soal keamanan di situ," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (31/1).

Dia menjelaskan, terkait keamanan tersebut pihak MRT Jakarta telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menyebut pembangunan di kawasan Monas sudah berdasarkan kajian-kajian.

"Jadi bukan suatu yang luar biasa dan salam asesmen kami di sisi barat Monas itu masih dalam jarak perimeter yang cukup," jelaskan.

Sebelumnya, Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar menyebut untuk proyek Fase II MRT rute Bundaran HI-Jakarta Kota, disebutkannya akan segera mulai menggelar proses peletakan batu pertama (groundbreaking) pada akhir Januari 2019.

"Akhir bulan ini (groundbreaking). Tapi tanggal belum tahu, lagi dibicarakan. Semua sudah siap, kontrak pengerjaan juga sudah," ucap William.

Sementara itu, PT MRT Jakarta menargetkan, harga tiket moda transportasi publik dalam bentuk Masa Rapid Transit atau MRT bisa diumumkan sebelum angkutan resmi beroperasi pada Maret 2019 mendatang, yakin Februari 2019.

"Sebelum operasi, Februari paling lambat sudah diumumkan harga tiketnya," kata Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar di Aula Ahmad Yani Makodam Jaya, Jakarta, Selasa (22/1).

Terkait usulan harga, ia melanjutkan, itu masih menggunakan patokan awal, yakni pada rentang Rp 8.500 per 10 km. Dia pun berharap, MRT nantinya bisa mengangkut hingga sekitar 130 ribu penumpang tiap bulannya.

"Kita target ada 65 ribu penumpang ketika baru mulai beroperasi. Over the time jadi sampai 130 ribu penumpang," tutupnya.

Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP