Kedatangan tamu pelajar SMA, Ahok ditanya kenapa doyan pecat bawahan

"Saya punya stok pejabat yang banyak. Makanya, bisa saja saya melantik setiap minggu," kata Ahok.

Mohammad Yudha Prasetya
Kedatangan tamu pelajar SMA, Ahok ditanya kenapa doyan pecat bawahan
Ahok. ©2015 merdeka.com/fikri faqih

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menerima kunjungan siswa SMA Yayasan Al Hidayah Jakarta. Dalam dialog yang dilakukan bersama para siswa, sempat terdengar pertanyaan soal karakter Ahok yang doyan pecat bawahan."Bapak kerap memecat pejabat, dan sejauh ini korupsi berkurang. Bagaimana cara Bapak memilih pejabatnya?" ujar seorang siswi bernama Linda, saat mendapat kesempatan bertanya kepada Ahok, Selasa (21/9).Menjawabnya, Ahok pun menjelaskan bahwa setiap perekrutan yang dilakukan pihaknya untuk memilih pejabat di sebuah struktur jabatan haruslah melalui sejumlah fit and proper test. Namun, Ahok pun mengakui jika tindakan semacam itu juga tak jarang salah sasaran, hingga dirinya sempat salah dalam memecat pejabat."Bisa nggak salah pecat? Bisa. Ya nggak apa-apa kan, bukan dibunuh. Kalau salah pecat ya tinggal masukin lagi (jadi PNS)," ujar Ahok disambut gelak tawa para siswa."Yang repot kan kalau pejabatnya salah, tapi enggak dipecat, dan tetap jadi PNS," katanya menambahkan.Ahok mengatakan, semua pejabat yang diangkatnya harus berani bertindak tegas kepada jajarannya, yang dinilai tidak beres dalam bekerja. Bahkan, dirinya siap pasang badan untuk tindakan pemecatan oleh pejabat itu.Menurutnya, banyak PNS DKI yang kompeten. Sehingga dirinya tak khawatir jika harus memecat lebih banyak lagi PNS, yang kinerjanya tak sesuai standar atau bahkan melakukan pelanggaran."Buat saya, yang penting bisa bekerja baik saat menjabat. Kalau dia enggak berani pecat, bilang aja saya yang suruh," ucapnya."Saya punya stok pejabat yang banyak. Makanya, bisa saja saya melantik setiap minggu," ujar Ahok dengan disambut tepuk tangan para siswa tersebut.

Rekomendasi