Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Curhat Satpol PP, jaga Monas biar tak dipotong gaji

Curhat Satpol PP, jaga Monas biar tak dipotong gaji Ahok pimpin upacara HUT Satpol PP di Monas. ©2013 Merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Kawasan Monumen Nasional (Monas) terlihat mulai ramai didatangi warga DKI Jakarta dan sekitarnya. Pesona ikon nasional ini seakan tak pernah sepi dari kunjungan, terlebih pada hari libur Idul Fitri, Rabu (6/7).

Di antara warga yang merasakan bahagia di hari libur ini, terdapat anggota Satpol PP yang tak pulang kampung demi menjaga kawasan Monas. Mereka tetap setia meski tak bisa melewatkan hari Lebaran bersama sanak keluarga.

Namun di balik kesetiaan anggota Satpol PP dalam bertugas, ada satu alasan, yaitu mereka tidak mau gaji dipotong karena tidak masuk kerja.

"Jangankan liburan Lebaran ini, PNS DKI sekarang gak boleh sakit, Mas. Kalau tidak gaji kita dipotong," kata salah seorang anggota Satpol PP di kawasan Monas, Dedi.

Angan untuk lebaran di Padang, Sumatera Barat harus dipendam Dedi. Selama 15 tahun sebagai Satpol PP DKI. Sepanjang waktu itu juga, Dedi belum sekalipun pulang dan merayakan Lebaran di kampung halamannya.

"Tak pernah pulang selama Lebaran. Meski ada waktu lain tapi saat Lebaran kan lain suasananya," ujar lelaki yang sudah beristri ini.

Dedi mendapat tugas jaga hari ini, sejak Pukul 07.00-16.00 WIB. Tugas mereka tak lain menjaga kawasan Monas bebas dari pedagang kaki lima (PKL). "Kita tidak libur. Kita masuk tiap hari," katanya.

Sejak dikeluarkannya aturan Pemprov DKI agar Monas bebas dari pedagang kaki lima (PKL), kawasan ini sudah mulai terlihat rapi. Tak ada lagi PKL yang biasa menjajakan dagangannya di trotoar dekat Monas.

Meski tak ada PKL, Dedi dan rekan-rekannya tetap berjaga. Mereka pun bisa menjadi pemandu bagi wisatawan yang hendak masuk ke kawasan Monas. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP