Ahok klaim banyak manfaat dengan ditambahnya rute Transjakarta
Merdeka.com - Selain Bekasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang rute bus Transjakarta hingga ke Depok. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim, banyak manfaat yang diperoleh dengan adanya penambahan rute ini.
Selain meringankan ongkos operasional, penambahan rute ini juga dapat mengurangi volume penggunaan kendaraan bermotor ke Jakarta.
"Ini juga kelebihannya pasti mengurangi jumlah motor, karena kalau masih Rp 8.000, Rp 12.000 sekali jalan orang mikir. Beli bensin dua liter masih murah, orang lebih milih kredit motor," ujar Ahok di IRTI Monas, Jakarta, Senin (25/4).
Menurut Ahok, Pemprov DKI Jakarta akan meluncurkan kartu Jakarta One sebagai akses beberapa program di Ibu Kota. Jika tarif murah Rp 3.500 diterapkan kartu Jakarta One, maka akan membantu menurunkan kebutuhan hidup layak (KHL) dan jelas meringankan beban ekonomi warga.
"Kalau Rp 3.500, apalagi kami lagi kerja sama dengan BI, menyiapkan kartu Jakarta One, nanti orang yang mendaftar gajinya di Bank DKI, otomastis tidak bayar. Ini akan membantu menurunkan kebutuhan hidup layak orang di sekitar kita," jelas Ahok.
"Nah salah satu cara menurunkannya itu dengan transportasi yang terjangkau, murah, dari sekitar. Jadi Depok, Tangerang, Bekasi, Bogor pun kita lagi hitung-hitungan, kalau dikasih lewat Jasa Marga cepat," sambungnya.
Selain itu, Ahok juga berencana menambah kantong-kantor parkir di Jakarta. Lahan parkir ini nantinya tak hanya dapat dimanfaatkan warga yang transit dan menggunakan Transjakarta. Tapi, juga dapat digunakan pedagang kaki lima (PKL) saat sore hingga malam hari.
"Makanya kita mesti bangun Park and Ride. Park and Ride juga pemasukan buat daerah. Bahkan kami pun, kalau dia, mengajukan uang untuk membangun parkiran, kami akan bantu. jadi akan terjadi kantong parkiran ini juga bisa bagus untuk PKL-PKL. Sore orang pulang, bisa jualan makanan," tutur Ahok.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya