Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama optimis Metro Mini dan Mayasari akan bergabung dengan Transjakarta. Dia yakin Dirut Transjakarta yang baru, Budi Kaliwono mampu mengurus penggabungan tersebut.
"Pasti gabung. Kamu kalau enggak mau gabung juga bangkrut. Santai saja saya mah. Yang penting bisa beli bus," kata Ahok di Balai Kota, Jumat (8/1).
Rencana penggabungan ini merupakan bagian dari mimpi Ahok menguasai semua rute angkutan umum Jakarta. Tujuannya agar warga Jakarta dapat menikmati moda transportasi massa dengan tarif murah.
Untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Ahok akan mengevaluasi kinerja pengelola transjakarta. Dia tidak segan menendang manajer transjakarta yang dinilai tak perlu dipertahankan. "Enggak lucu kan pegawai begitu banyak, masak pelototin bus berapa banyak yang kosong enggak becus?" ujarnya.
Sebelumnya, Ahok mencopot ANS Kosasih dari jabatannnya sebagai Dirut PT Transjakarta. Sebagai gantinya, Ahok memilih Wakil Presiden Direktur PT Citra Mahardika Tbk (Cipaganti) Budi Kaliwono.
Mantan Bupati Belitung Timur menuturkan, alasan dirinya mengganti ANS Kosasih sebagai Dirut PT Transjakarta dikarenakan Kosasih tidak mengerti keinginannya. Salah satunya, Kosasih gagal mewujudkan keinginan Ahok, memindahkan warga beralih menggunakan Transjakarta.
"Saya pikir sudah hampir dua tahun, tidak mengerti yang saya mau. Sekarang saya bilang, kenapa saya bentuk satu PT, saya ingin, saya kan sudah pelajari, apa sih kelemahan sistim bus rapit transit atau kita kebal busway di Jakarta. Kenapa dengan adanya busway malahan tidak membuat orang pindah ke busway," jelas Ahok di Balai Kota, Kamis (7/1).