Warga Afghanistan yang Putus Asa Serahkan Bayinya ke Tentara untuk Diselamatkan

Saat ribuan warga Afghanistan berbondong-bondong ke bandara di Kabul, muncul cuplikan video yang menunjukkan seorang bayi diserahkan kepada pasukan Barat di bandara Kabul.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Warga Afghanistan yang Putus Asa Serahkan Bayinya ke Tentara untuk Diselamatkan
Suasana Kacau di Bandara Afghanistan. ©2021 AFP Photo

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace menyampaikan pada Kamis, Inggris tidak bisa mengevakuasi anak-anak tanpa pendamping dari Afghanistan. Hal ini disampaikan Wallace ketika ditanya terkait cuplikan video yang beredar yang menunjukkan seorang bayi diserahkan kepada pasukan Barat di bandara Kabul.

Setelah Taliban mengambil alih Afghanistan pada Minggu, ribuan warga Afghanistan berbondong-bondong menuju bandara Kabul untuk melarikan diri dari negara mereka.

Tayangan video tersebut, yang belum bisa diverifikasi Reuters, menunjukkan seorang anak kecil diserahkan melalui sebuah pembatas ke tentara Inggris dan AS di bandara Kabul.

Wallace mengatakan anak tersebut diserahkan ketika keluarganya dibawa keluar.

“Kami tidak bisa mengambil anak kecil sendirian,” kata Wallace kepada Sky News ketika ditanya terkait video tersebut.

“Anda akan tahu ketika Anda melihat cuplikan itu yang sedang Anda tunjukkan sekarang, anak itu dibawa karena keluarganya juga dibawa,” lanjutnya, dikutip dari Al Arabiya, Kamis (19/8).

“Itu kendalanya berusaha melewati kerumunan,” kata Wallace.

“Kami menemukan cara lain mengatasi hal itu tapi itu yang sedang terjadi.”

Wallace mengatakan tentara Inggris di bandara menghadapi situasi sulit ketika warga Afghanistan yang putus asa berusaha kabur dari negaranya.

“Sangat, sangat sulit bagi tentara itu seperti yang Anda lihat di tayangan tersebut, menangani orang yang putus asa, banyak dari mereka hanya ingin meninggalkan negara itu,” jelasnya.

Dia menambahkan, pasukan Inggris akan tetap berada di Kabul sepajang bandara dikelola pasukan AS.

Rekomendasi