Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai, aksi demonstrasi Bersih 4.0 di Malaysia yang menuntut Perdana Menteri Najib Razak untuk mundur, mirip aksi demonstrasi yang pernah dialami Indonesia."Itukan sama dengan reformasi kita zaman dulu. Ya kita tunggu aja. Ya itu masalah dalam negeri mereka," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (31/8).Mengenai kondisi WNI di Malaysia, JK mengatakan, tidak perlu khawatir terhadap kondisi WNI di Malaysia lantaran para demonstran di Negeri Jiran itu tidak melakukan perusakan."(WNI) Tidak apa-apa. Di sana kan damai-damai saja. Apanya dikhawatirkan. Malah bisa jadi tontonan, demonstrasi di sana tidak rusak fisik," ungkap JK.Sebelumnya, sekitar sepuluh ribu orang Malaysia bersiaga dalam unjuk rasa mendesak penuntasan skandal aliran dana dari badan usaha milik negara (BUMN) 1MDB senilai USD 600 juta (setara Rp 8,4 triliun).Diberitakan oleh situs BBC, Minggu (30/8), pihak kepolisian menilai unjuk rasa ini merupakan tindakan ilegal. Walaupun begitu, semangat untuk membersihkan Malaysia dari tindak korupsi, tidak surut.Dikabarkan para pengunjuk rasa tersebut akan melakukan aksinya hingga tengah malam nanti.Aksi yang ditaksir mencapai 25 ribu partisipan pada Sabtu kemarin oleh pihak kepolisian memang terlihat surut pada malamnya, namun tidak sedikit dari mereka yang memilih bertahan dengan tidur di jalanan dalam kesiapan mereka menjelang hari kedua."Diperkirakan pada puncaknya, massa akan mencapai 200 ribu orang," sebut kepolisian.Aksi menuntut mundur Perdana Menteri Malaysia Najib Razak ini juga dihadiri oleh mantan Perdana Menteri Negeri Jiran Mahathir Mohamad. Aksi kontra Mahathir terhadap kepemimpinan PM Najib memang bukan hal baru, sorotan negatifnya membuat mantan PM Malaysia ini mendesak agar PM Najib segera lengser dari jabatannya.Kendati demikian, PM Najib kerap bersikap dingin, dengan mengatakan bila aksi Bersih 4.0 ini tidak mendapat hak legal berkampanye."Sangat menjelekkan nama baik Malaysia, membuat wajah negeri ini buruk di mata dunia," kata dia, seperti dikutip Kantor Berita Nasional Malaysia, Bernama.Aksi ini rupanya tak hanya digelar di Malaysia saja. Beberapa negara di Asia, seperti Indonesia juga turut meramaikan aksi gelombang kuning ini. Para warga Negeri Jiran di Indonesia ikut turun ke jalan dan melakukan protes.
Wapres Jusuf Kalla nilai demo di Malaysia mirip seperti di Indonesia
Menurut JK, WNI di Malaysia tidak perlu khawatir karena ketika demo berlangsung tidak terjadi perusakan.
Rekomendasi