Spanyol mengumumkan negara dalam keadaan darurat dan memberlakukan jam malam dalam upaya mengendalikan lonjakan baru infeksi Covid-19.
Dikutip dari laman BBC News, Senin (26/10) Perdana Menteri Pedro Sánchez mengatakan jam malam akan berlangsung antara pukul 23:00 dan 06:00 yang mulai berlaku pada hari Minggu. Di bawah tindakan darurat, otoritas lokal juga dapat melarang perjalanan antar daerah.
Sanchez mengatakan akan meminta parlemen untuk memperpanjang aturan pembatasan baru yang awalnya berlaku selama 15 hari menjadi enam bulan, dan berbagai daerah akan memiliki fleksibilitas hingga satu jam jika mereka ingin mengubah durasi jam malam tersebut.
Pembatasan pergerakan antar kabupaten akan ditentukan oleh para pemimpin daerah dan kemungkinan besar bergantung pada pekerjaan serta kebutuhan medis, tambahnya.
Langkah-langkah baru yang diumumkan itu, termasuk larangan berkumpul hingga maksimal enam orang.
Advertisement
“Situasi yang kami alami sangat ekstrem, ini adalah yang paling serius dalam setengah abad terakhir,” jelas Sánchez dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Minggu.
Lebih dari separuh 17 wilayah Spanyol juga telah menyerukan pembatasan yang lebih ketat, dan tindakan terbaru akan diterapkan di semua wilayah kecuali Kepulauan Canary.
Tingkat darurat yang sama diperkenalkan selama gelombang pertama pandemi di bulan April, dan kini Spanyol telah melewati satu juta kasus sejak dimulainya pandemi. Sebanyak hampir 35.000 orang telah meninggal.
Reporter Magang: Galya Nge