Sebut perempuan ke kuil rentan diperkosa, pendeta Hindu dikecam
Merdeka.com - Shankaracharya Swaroopanand Saraswati, pemimpin agama Hindu yang cukup populer di Negara Bagian Maharashtra, India, melontarkan ucapan kontroversial yang mengundang kecaman publik. Dia bilang, sebaiknya perempuan tidak datang ke kuil untuk menghindari pemerkosaan.
Kata-kata sang pendeta berusia 94 tahun itu bermula saat Pengadilan Tinggi Maharashtra pekan lalu memutuskan perempuan boleh mengunjungi Candi Shani Shingnapur yang kesohor. Kuil kuno ini selama 400 tahun terakhir melarang perempuan berdoa dan masuk ke dalamnya.
Shankaracharya, yang menilai keputusan pengadilan menodai kesucian kuil, menyatakan kaum perempuan jangan terlalu besar kepala.
"Jika perempuan berdoa di Kuil Shani, akibatnya justru buruk buat mereka sendiri. Perempuan itu bisa terkena nasib buruk atau tertimpa kejahatan seperti pemerkosaan," ujarnya seperti dilansir Aljazeera, Selasa (12/4).
Ucapan sang pendeta menuai kecaman dari aktivis perempuan maupun warga biasa. "Kata-kata Shankaracharya adalah bukti perempuan India harus terus merebut haknya," kata Jagmati Sangwan, Ketua Koalisi Perempuan Demokratik India (AIDWA).

Di Twitter, selebritas Shekhar Gupta ikut mengecam keras kata-kata sang pendeta yang populer dengan julukan Swamiji itu. "Bagus Swamiji, sekarang kau menyalahkan Tuhan atas kejahatan perkosaan di negara kita," tulis Gupta.
Bukan kali ini saja ucapan Swamiji menuai kontroversi. Beberapa pekan sebelumnya, pendeta sepuh itu mengajak masyarakat mendiskriminasi pengikut Sai Baba. Alasannya, gara-gara ada orang mempraktikan ajaran Sai Baba, kawasan Maharashtra mengalami kekeringan parah sepanjang tahun lalu.
Sedangkan untuk isu kesetaraan perempuan, koalisi para pegiat sedang mengajukan gugatan serupa ke pengadilan untuk wanita muslim. Sasarannya adalah Masjid Kuno Haji Ali Dargah di Kota Mumbai yang melarang perempuan masuk.
Dalam kurun 2012-2015, terjadi delapan kasus perkosaan yang menarik perhatian dunia internasional di India. Negeri Sungai Gangga dinobatkan sebagai salah satu wilayah paling tidak ramah perempuan di muka bumi, karena tingginya angka pemerkosaan dan pelecehan seksual. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya