Pangeran Arab Saudi Mohammad Bin Salman menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei sebagai Hitler baru Timur Tengah. Sebutan itu dicetuskan dalam sebuah wawancara dengan New York Times yang diterbitkan pada Kamis (23/11).Kerajaan Muslim Sunni di Arab Saudi dan teokrasi Syi'ah Iran terus bersaing dalam perang dan krisis politik di wilayah Timur Tengah."Kami tidak ingin Hitler baru di Iran mengulangi apa yang terjadi di Eropa, di Timur Tengah," kata Mohammad bin Salman yang mengatakan pada New York Times, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (24/11).Persaingan kedua negara ini semakin memanas ketika Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengundurkan diri dari sebuah siaran televisi dari Riyadh. Hal ini langsung memengaruhi Hizbullah, sekutu Iran di Libanon dan berisiko terhadap hidup Hariri.Hizbullah menyebut tindakan tersebut sebagai tindakan rekayasa oleh pihak berwenang Saudi. Namun tuduhan tersebut dibantah oleh Saudi. Kini Hariri telah menunda pengunduran dirinya.
Mohammad Bin Salman sebut Ayatollah Ali Khamenei sebagai Hitler di Timur Tengah
Pangeran Arab Saudi Mohammad Bin Salman menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei sebagai Hitler baru Timur Tengah. Sebutan itu dicetuskan dalam sebuah wawancara dengan New York Times yang diterbitkan pada Kamis (23/11).
Rekomendasi