Jarang dikunjungi, pria jompo ini tuntut tiga putrinya
Merdeka.com - Yang Zhengyuan, 69 tahun, pria asal provinsi Sichuan, China, mengajukan tuntutan hukum kepada ketiga putrinya Maret lalu lantaran dia jarang dikunjungi dan diberi uang bantuan.
Dikutip dari People's Daily Online, koran the Daily Mail melaporkan, Jumat (22/7), awal tahun ini pemerintah Negeri Tirai Bambu sudah menyatakan para orangtua bisa menuntut anaknya jika si anak menolak mengunjungi orangtua mereka.
Yang mengatakan ketiga anaknya itu jarang menjenguknya di rumah dan tidak memberi bantuan keuangan selama sepuluh tahun.
Namun ketiga putrinya, Yang Liu, Yang Qing, dan Yang Lan justru menuntut balik sang ayah dengan mengatakan dia sering melakukan kekerasan di rumah dan lebih menyukai anak laki-laki ketimbang perempuan.
Yang Liu mengatakan ayahnya pernah memukul dia di kantornya ketika dia tidak memberikan uang yang diminta ayahnya.
Sedangkan Yang Qing mengatakan dia pernah dipukuli ayahnya ketika sedang hamil.
"Ketika saya baru beberapa bulan hamil, dia menjenggut rambut saya dan memukul," kata dia.
Ketiga perempuan itu juga menunjukkan salinan uang yang sudah mereka transfer kepada sang ayah.
Belum lama ini keluarga itu ternyata sudah membuat kesepakatan. Ketiga putrinya akan mengunjungi ayah mereka dua tahun sekali dan mereka akan meneleponnya minimal sekali sebulan.
Sang ibu, Xiao Lu, mengaku suaminya memang lebih menyukai anak laki-laki ketimbang perempuan, meski kelima anak mereka semuanya perempuan.
Dia juga mengatakan suaminya itu suka memukulnya. Ketiga putrinya juga menuturkan sang ayah tidak menaruh perhatian terhadap kehidupan pribadi mereka seperti pendidikan, pernikahan, dan karir.
Sang ayah mengaku dia kurang memperhatikan keluarganya tapi menolak disebut menelantarkan ketiga putrinya.
"Kalau dia memenangkan kasus ini, kami pun sudah tidak lagi menyayanginya," ujar Yang Qing. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya