Asia Tenggara kini tengah mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang lebih tinggi ketimbang di awal pandemi dan situasi saat ini belum memperlihatkan perbaikan.
Negara ekonomi besar termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina mengalami kenaikan dalam kasus harian dan kematian sejak Juli lalu.
Dilansir dari laman CNBC, Selasa (10/8), data yang dikumpulkan oleh Our World Data memperlihatkan dalam rata-rata tujuh harian, Malaysia mencatat 515,88 kasus Covid per satu juta penduduk pada 31 Juli. Angka itu terus naik sejak 30 Juni yang pada saat itu mencapai 180.85.
Di bawah Malaysia ada Thailand dengan 236,02 kasus per satu juta penduduk pada 31 Juli, diikuti Indonesia dengan 147,20 meski sudah menerapkan larangan bepergian dan meningkatkan tes serta isolasi. Secara kumulatif Indonesia mencatat lebih dari 1,2 juta kasus pada Juli.
Vietnam, Filipina, dan Singapura juga memperlihatkan kenaikan kasus per satu juta penduduk, namun angka mereka masih lebih kecil dibanding tiga negara sebelumnya.
Bank of America dalam penelitiannya pekan lalu mengatakan dari perhitungan rata-rata kasus harian di Asia Tenggara ada peningkatan 162 persen pada bulan lalu hingga mencetak rekor kasus harian hingga 72.200 sedangkan kasus kematian harian juga bertambah tiga kali lipat dari 500 hingga 1.500 orang.
Indonesia dan Malaysia mencatat kasus kematian tertinggi per satu juta penduduk pada Juli, kata Bank of America.
Situasi ini memaksa negara-negara di Asia Tenggara menerapkan aturan pembatasan atau larangan untuk menahan penyebaran penularan di saat rumah sakit, peralatan, dan pasokan oksigen juga menipis.
Advertisement
Tingkat vaksinasi
Malaysia masih bergulat mengatasi pandemi meski sudah menerapkan berbagai macam aturan pembatasan dan menyatakan negara dalam kondisi darurat. Sejumlah laporan mengatakan Malaysia akan melonggarkan pembatasan bagi warga yang sudah divaksin penuh di delapan negara bagian yang angka kasusnya sudah turun dan tingkat vaksinasinya tinggi.
Singapura memperketat aturan pembatasan pada Juli ketika muncul sejumlah kasus di klaster tempat karaoke, pasar, dan pusat jajanan. Pembatasan itu kini sudah mulai dilonggarkan.
Vietnam, Filipina, dan Thailand masih menerapkan pembatasan dan larangan hingga Agustus karena kasus Covid belum menunjukkan penurunan.
Varian Delta virus corona yang penularannya tinggi menjadi penyebab utama lonjakan kasus di Asia Tenggara. Pembatasan yang terus diperpanjang bisa berdampak buruk pada perekonomian, terutama bagi negara seperti Indonesia yang memiliki sektor informal cukup besar dan banyak warga mendapat pendapatan harian.
Tingkat Vaksinasi
Kecepatan vaksinasi di Asia Tenggara berbeda di masing-masing negara. Informasi dari Our World Data memperlihatkan Malaysia dan Singapura memvaksinasi lebih banyak warganya per 100 orang dalam tujuh hari dibanding negara lainnya.
Singapura sudah memvaksinasi 58 persen penduduk sebelum akhir Juli. Malaysia berada di angka 21.02 persen.
Indonesia dengan jumlah penduduk terbanyak baru memvaksinasi 7.51 persen penduduk pada 31 Juli.
Banck of America memprediksi sebagian negara Asia Tenggara bisa mencapai kekebalan kelompok pada tiga bulan pertama 2022 jika mampu meningkatkan kecepatan vaksinasi. Kekebalan kelompok terjadi ketika suatu penyakit tidak lagi menular dengan cepat karena sebagian besar populasi sudah memiliki kekebalan setelah vaksinasi atau tertular.