Bambang Rudiansyah dan resonansinya

Sabtu, 4 Mei 2013 23:09:13 Reporter: Merdeka
Bambang Rudiansyah dan resonansinya Bambang. ©2013 Merdeka.com/Sapto

Masih ingat resonansi? Bagi Anda yang sempat belajar ilmu alam atau fisika, pasti tak akan terlewatkan ilmu ini.Secara garis besar, resonansi adalah peristiwa tentang getaran suara yang diakibatkan oleh getaran benda lain. Ini terjadi karena suatu benda bergetar pada frekuensi yang sama dengan frekuensi benda yang dipengaruhinya.

Lalu apa hubungannya dengan Bambang Rudiansyah? Dialah resonansi kami, yang memberikan efek getar merdeka.com ke khalayak. Dengan caranya, dengan aktivitasnya, dan dengan kreativitasnya tentunya.

Sidang pengakses merdeka.com yang terhor-smart, di manapun Anda berada. Perilaku membaca media mengalami perkembangan terus menerus. Di dunia internet, perilaku pembaca berita juga mengalami perkembangan signifikan.

Apabila dahulu orang membaca langsung ke halaman alamat medianya, misalnya www.merdeka.com, www.kapanlagi.com atau www.bola.net, sekarang tidak selalu harus begitu. Adalah social media yang telah mengubah perilaku pembacaan tersebut. Twitter, Facebook, Google+ dan lain-lain, menjadi jembatan untuk menuju ke seluruh alamat situs, termasuk situs berita.

Halaman FB (fan-page) atau follower Twitter, menjadi sangat penting. Sebab, dengan banyaknya follower twitter dan fans di FB, maka informasi-informasi penting dan cetar membahana yang dibuat tim redaksi, akan semakin teresonansi. Adalah, Bambang yang menjadi pengawal sosial media tersebut.

Di tangan bapak satu anak yang lama menjadi pengelola warnet ini, resonansi merdeka.com semakin berarti. Bila selama ini pembaca di hari Minggu tidak di depan computer, atau tidak membuka halaman situs ini, namun bila sedang aktif di FB atau Twitterland, maka akan bisa mendapatkan informasi dahsyat yang disebar oleh Bambang.

Bambang dipilih menjalankan fungsi penyebar resonansi untuk social media, karena dia memang termasuk aktif di situ. Lelaki yang menyebut dirinya sebagai provokator dan tukang semprit ini, enjoy sekali dengan tugas mulianya tersebut. "Dibanding twitter, interaksi di FB jauh lebih bagus. Apalagi kalau mereka nge-share," kata Bambang.

Bila sedang hot, maka Bambang bisa membroadcast info merdeka.com ke FB sampai 10-12 berita per jam. Sebaliknya FB atau Twitter yang dijaganya, kadang juga memberikan info-info menarik dari komunitas. "Seperti waktu ada info polisi disuap oleh turis Belanda itu juga dapat dari media sosial. Dan, heboh," ujar Bambang bangga.

Meski bukan sekolah jurnalistik atau komunikasi, bahkan juga bukan lulusan IT, tapi dunia web memang menjadi keseharian ayah dari Altair Devara Amorfati ini. Sebab, enam tahun dia mengelola warnet. Lalu, dia pun bergabung dengan merdeka.com dengan tugas yang pas. Karena pas, maka passionate. Dan, bisa dikatakan Bambang tanpa libur. Karena, fleksibilitas pengerjaannya. Tugasnya bisa dikerjakan di manapun, tidak harus di kantor. Dari nama anaknya, yang bermakna adalah bintang terang dan mencintai takdir, paling tidak menunjukkan bahwa Bambang orangnya cukup optimis.

Dan, tentu saja jerih payah Bambang itu membuahkan optimisme bagi seluruh awak merdeka,com. Di situs pemeringkatan Alexa, media ini masuk di halaman depan (25 situs terbanyak diakses di Indonesia) dalam kurun waktu setahun. Maka, Bambang pun memberikan komentar di FB-nya dengan membuat gambar pesawat seolah dari maskapai Merdeka.com Airlines. Dia bermimpi mengajak kawan-kawannya untuk berlibur ke Hawaii.

Bambang, kau bukan saja tukang kompor atau provokator, tapi penggetar resonan situs yang kita cintai ini.

[mdk]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini