PURBALINGGA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi tinggi atas peran aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kalimanah Wetan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Progres pembangunan KDMP ini telah mencapai 89 persen, menunjukkan komitmen kuat berbagai pihak yang terlibat.
Apresiasi ini diutarakan Zulkifli Hasan saat meninjau langsung lokasi KDMP Kalimanah Wetan pada Jumat sore, 23 Januari 2026. Ia menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, khususnya TNI dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, yang dinilai krusial dalam mempercepat realisasi proyek koperasi ini.
Zulkifli Hasan juga menambahkan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif strategis yang menjadi bagian integral dari gerakan ekonomi rakyat. Gerakan ini dicanangkan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, bertujuan untuk memperkuat perekonomian di tingkat desa dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Zulkifli Hasan secara khusus mengucapkan terima kasih kepada TNI atas kontribusi luar biasa mereka dalam mendorong percepatan pembangunan koperasi. Selain itu, Bupati Purbalingga juga diapresiasi atas dukungannya dalam penyediaan lahan yang menjadi elemen vital bagi pendirian KDMP.
Ketersediaan lahan memang menjadi salah satu tantangan utama dalam mendirikan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah. Idealnya, pembangunan gedung koperasi memerlukan lahan sekitar 1.000 meter persegi. Namun, di beberapa wilayah, khususnya kelurahan, lahan yang tersedia seringkali terbatas, berkisar antara 500 hingga 600 meter persegi.
Menanggapi hal ini, Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk mengambil peran strategis dalam memastikan ketersediaan lahan. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan KDMP di seluruh wilayah Purbalingga, mengatasi kendala yang ada.
Advertisement
Advertisement
Koperasi desa, seperti KDMP Kalimanah Wetan, diharapkan menjadi pusat penampungan hasil ekonomi rakyat. Selain itu, koperasi ini juga dirancang untuk mendukung pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di masyarakat.
KDMP Kalimanah Wetan direncanakan akan berfungsi sebagai pusat distribusi berbagai kebutuhan pokok. Ini termasuk telur, beras, ayam, buah, dan sayuran, yang sangat penting untuk mendukung program SPPG.
Untuk menunjang operasionalnya, koperasi tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Fasilitas tersebut meliputi satu unit truk besar, satu mobil berukuran sedang, satu unit becak motor (bentor), fasilitas penyimpanan bersuhu rendah (cold storage), toko sembako, agen gas, serta agen pupuk.
Advertisement
Advertisement
Komandan Komando Distrik Militer 0702/Purbalingga Letnan Kolonel Infanteri Untung Iswahyudi menjelaskan bahwa PT Agrinas Pangan Nusantara menargetkan pembangunan sebanyak 144 titik KDMP di Kabupaten Purbalingga. Hingga saat ini, 111 titik telah terbangun, sementara 33 titik lainnya masih dalam proses pematangan lahan.
Dari 111 titik yang sedang berproses, progres pembangunannya bervariasi. Satu titik telah mencapai 80–90 persen, lima titik berada di kisaran 70–80 persen, 56 titik di kisaran 50–60 persen, dan sisanya masih di bawah 40 persen.
Letnan Kolonel Untung Iswahyudi menekankan bahwa dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah kabupaten maupun desa, sangat dibutuhkan, terutama dalam penyiapan lahan. Kendala utama saat ini adalah pematangan lahan agar siap dan rata untuk dibangun. Dalam pembangunan KDMP, seluruh tenaga kerja dan material melibatkan 100 persen masyarakat lokal, yang diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan permintaan material dari wilayah setempat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews