Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) angkat bicara soal rencana pemerintah menyederhanakan golongan pelanggan listrik. Menurutnya, penggolongan listrik akan memudahkan rakyat mendapatkan akses listrik yang sesuai kebutuhan."Itu kan memudahkan (mendapatkan akses listrik yang sesuai kebutuhan)," katanya di Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (15/11).Wapres JK memastikan, penyederhanaan golongan pelanggan listrik tidak akan membebani rakyat. Namun, dia tetap mengingatkan kepada rakyat untuk menggunakan listrik sesuai kebutuhan."Tergantung Anda pakai berapa, bukan sistemnya. Membebani kalau terus pake AC-nya walaupun tidak ada di kamar AC jalan terus, ya pasti beban," kata dia.Tak hanya itu, Wapres JK juga meyakini adanya penyederhanaan ini bisa memudahkan pembagian golongan listrik yang memiliki tarif sama."Supaya orang jangan ragu-ragu dalam hal pemakaian listrik, bahwa kita sanggup. Itu kan dulu-dulu berapa macam 16 atau berapa, kita sekarang sudah lebih simple lagi. Tujuannya untuk menyederhanakan sistem," ujarnya.Sebelumnya, pemerintah berencana melakukan penyederhanaan golongan pelanggan listrik. Ke depan, golongan pelanggan listrik rumah tangga hanya terbagi menjadi tiga yakni subsidi 450 VA dan 900 VA, nonsubsidi 4.400 VA dan 13.000 VA, dan nonsubsidi 13.000 VA ke atas (loss stroom).
Wapres JK pastikan penyederhanaan golongan pelanggan PLN bukan untuk bebani rakyat
Wapres JK memastikan, penyederhanaan golongan pelanggan listrik tidak akan membebani rakyat. Namun, dia tetap mengingatkan kepada rakyat untuk menggunakan listrik sesuai kebutuhan. Menurutnya, penggolongan listrik akan memudahkan rakyat mendapatkan akses listrik yang sesuai kebutuhan.
Advertisement
Rekomendasi