Varian Baru Covid-19 Tak Buat Impor Alkes dan Obat-obatan Melonjak

Kamis, 11 Agustus 2022 15:18 Reporter : Siti Ayu Rachma
Varian Baru Covid-19 Tak Buat Impor Alkes dan Obat-obatan Melonjak Direktur Fasilitas Kepabeanan, Untung Basuki. siti ayu ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) masih melakukan evaluasi pemberian insentif fiskal untuk impor alat kesehatan Covid-19 di 2023 mendatang. Evaluasi akan berlangsung hingga akhir tahun 2022 mendatang.

Direktur Fasilitas Kepabeanan, Untung Basuki mengatakan, trend covid-19 pada varian B4 dan B5 ternyata tidak membuat lonjakan pada impor kebutuhan alat kesehatan atau obat-obatan untuk penanganan covid 19.

"Jadi untuk yang insentif untuk alat-alat Kesehatan kalau yang insentif vaksin masih, itu berlaku belum dicabut sampai kebutuhan untuk alat kesehatan itu. Secara periode kita melakukan evaluasi dengan Kemenkes dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan evaluasi secara terus menerus," ucap Untung, Bandung, Rabu (10/8).

Untung menjelaskan, ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan untuk penanganan covid 19 masih aman dan mencukupi kebutuhan dalam negeri.

"Karena relatif tidak ada lonjakan impor untuk alat Kesehatan dan obat-obatan. Jadi supply dalam negeri sudah cukup,? terangnya.

Lebih lanjut, untuk hasil evaluasi berdasarkan pantauan dan konsultasi DJBC bersama dengan beberapa kementerian/Lembaga atau stakeholder akan menjadi patokan kebijakan selanjutnya.

"Hasil evaluasi kita dengan teman-teman di Kemenkes dan BNPB kita akan melakukan perubahan lampiran kebutuhan barang-barangnya. Jadi kita menyesuaikan saja," tambahnya. [idr]

Baca juga:
Insentif Pajak Impor Alat Kesehatan Berakhir Juni, Akan Diperpanjang?
Kemenkes Terima 4 Unit Hibah Alat Skrining Pertumbuhan Anak
Usai Ditegur Jokowi, Menkes Targetkan Pengadaan Produk Dalam Negeri Capai 78 Persen
Pemerintah Buka-bukaan Alasan Masyarakat Banyak Pilih Pakai Alat Kesehatan Impor
Pemerintah Target Pengadaan Produk Alat Kesehatan Dalam Negeri Rp500 Triliun
Ini Penyebab Indonesia Sulit Lepas Jerat Impor Alat Kesehatan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini