Bisnis Laundry Kiloan

Trik memenangkan persaingan ketat bisnis cuci pakaian kiloan

Kamis, 12 Maret 2015 08:32 Reporter : Novita Intan Sari
Trik memenangkan persaingan ketat bisnis cuci pakaian kiloan Ilustrasi pakaian. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Africa Studio

Merdeka.com - Bisnis jasa cuci pakaian atau laundry kiloan bukan hal baru di Indonesia. Usaha ini sudah menjamur tak hanya di kota besar, tapi juga menjamah pedesaan. Artinya, bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis ini, bersiaplah menghadapi persaingan ketat dengan pebisnis serupa.

Tantangan yang dihadapi pelaku bisnis laundry tidak gampang. Meski prospeknya menjanjikan, tetap ada bayang-bayang ancaman gulung tikar jika tak mampu bersaing dalam percaturan bisnis cuci pakaian.

Lily Jean, pemilik laundry Green Box di Depok Jawa Barat bisa dibilang sukses bertahap di tengah persaingan bisnis cuci pakaian kiloan. Lily tidak menampik banyaknya kendala yang dihadapi untuk bisa bertahan.

"Ada tiga tantangan yang dihadapi dalam bisnis laundry, yaitu modal, sumber daya manusia (SDM) dan mental," ungkap saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (11/3).

Dia menceritakan, usahanya hampir tutup ketika baru berusia tiga bulan pertama. Salah satunya karena kekeringan modal dan sulitnya mencari bantuan baik dana maupun tenaga. Namun justru tantangan itu yang membentuk mental Lily menjadi seorang pengusaha.

Lily berhasil menjawab tantangan itu. "Seiring berjalannya waktu, kita jadi sering mengasah kemampuan, lebih bisa mencari problem solving atau win-win solution untuk permasalahan yang kita punya. Pas setahun kita berdiri, cuma berdua, dan kita kewalahan. Setidaknya harus memiliki loyalitas tinggi, dan dedikasi," ungkapnya.

Dia juga belajar dari pengalaman buruk, ditipu pegawainya sendiri. Saat itu uangnya habis dibawa kabur pegawainya.

"Jadi diambilin semua pakaian, mereka mencuri uang dengan cara membuang struk orang-orang yang sudah membayar, kemudian uangnya diambil," katanya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini