Tingkatkan Kualitas, Pelaku Usaha Kuliner Banyumas Perkuat Pemahaman Keamanan Pangan

Pelaku usaha kuliner di Banyumas antusias mengikuti Food Safety Class, sebuah inisiatif penting untuk memperkuat standar keamanan pangan dan meningkatkan daya saing bisnis mereka.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tingkatkan Kualitas, Pelaku Usaha Kuliner Banyumas Perkuat Pemahaman Keamanan Pangan
Pelaku usaha kuliner di Banyumas antusias mengikuti Food Safety Class, sebuah inisiatif penting untuk memperkuat standar keamanan pangan dan meningkatkan daya saing bisnis mereka. (AntaraNews)

Pelaku usaha kuliner di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya baru-baru ini meningkatkan pemahaman mereka tentang keamanan pangan. Ini dilakukan melalui kegiatan Food Safety Class yang diselenggarakan oleh Intisari Purwokerto.

Acara ini bertujuan untuk memperkuat penerapan standar keamanan pangan di sektor makanan dan minuman. Peningkatan kualitas dan kesadaran pelaku usaha menjadi fokus utama pelatihan ini.

Kegiatan penting ini dilaksanakan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada hari Sabtu, 20 Juni. Tujuannya adalah menekan risiko komplain dan keracunan makanan.

Pentingnya Edukasi Keamanan Pangan bagi Bisnis Kuliner

Pendiri Intisari Purwokerto, Eddy Setio, menegaskan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas usaha. Ia juga menekankan kesadaran pelaku usaha terhadap konsistensi penerapan keamanan pangan.

Menurut Eddy, keamanan pangan kini menjadi kebutuhan mendasar bagi seluruh pelaku usaha. Ini mencakup hotel, restoran, kafe, katering, toko roti, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan memahami prinsip food safety dan menerapkannya, risiko komplain produk rusak dapat ditekan. Kepercayaan pelanggan serta daya saing usaha juga akan meningkat secara signifikan.

Intisari Purwokerto, sejak berdiri pada 1981, tidak hanya berperan sebagai toko bahan kue. Mereka juga aktif mengembangkan fungsi edukasi bagi pelaku usaha kuliner lokal melalui berbagai program pelatihan.

Kolaborasi dengan Pakar Kuliner Nasional

Dalam kegiatan Food Safety Class ini, Intisari Purwokerto menghadirkan pakar kuliner nasional, Stefu Santoso. Stefu memiliki pengalaman panjang di industri perhotelan dan restoran.

Beliau juga tercatat sebagai Worldchefs Certified Continental Judge, menunjukkan kredibilitasnya di bidang kuliner. Kehadirannya memberikan wawasan berharga bagi para peserta.

Eddy Setio menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi Intisari dengan Association of Culinary Professionals (ACP). Kolaborasi ini bertujuan mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia sektor kuliner.

Stefu Santoso menambahkan, workshop ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelaku usaha. Ini sangat penting terkait keamanan pangan dalam operasional bisnis makanan dan minuman.

Manfaat Konsistensi Penerapan Keamanan Pangan

Pakar kuliner nasional Stefu Santoso menekankan bahwa keamanan pangan adalah faktor penentu keberlangsungan usaha. Hal ini berlaku khususnya di sektor makanan dan minuman.

"Food safety atau keamanan pangan merupakan salah satu kunci bagi kelangsungan bisnis F&B," ujar Stefu. Ia menambahkan bahwa penerapan konsisten akan mengurangi banyak risiko.

Risiko seperti komplain pelanggan, produk rusak, hingga potensi keracunan makanan dapat ditekan secara signifikan. Hal ini tentu menguntungkan bagi reputasi dan operasional bisnis.

Selain itu, kepercayaan pelanggan akan meningkat dan daya saing usaha di pasar juga akan semakin kuat. Ini membuktikan bahwa investasi dalam keamanan pangan sangatlah krusial.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi