Ternyata, Sampah Uang Kertas Masih Bisa Bermanfaat untuk Lingkungan
Merdeka.com - Uang Rupiah Indonesia memiliki bahan baku dasar 100 persen kapas serat non kayu. Oleh sebab itu uang Rupiah ramah lingkungan. Sebab, tidak mengandung unsur-unsur senyawa kimia berbahaya.
Pada uang Rupiah yang tidak layak edar, Bank Indonesia melakukan pemanfaatan. Yaitu dengan menjadikan salah satu bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Anggota Departemen Pengelola Uang Bank Indonesia (BI), Andri mengatakan, limbah uang rupiah tidak berbahaya.
"Kalau mau dibuang begitu saja tidak apa-apa karena tidak mengandung unsur-unsur senyawa kimia berbahaya," ucap Andri, kepada Merdeka.com, Jakarta, Jumat (19/8)
Untuk saat ini PLTSa hanya terdapat di Bantar Gebang, Bekasi Jawa Barat. "Kedepannya akan dibangun di seluruh wilayah Indonesia," terangnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya