Terlilit Utang Ratusan Triliun, Perusahaan Makanan Kaleng Del Monte Ajukan Kebangkrutan

Kebangkrutan perusahaan makanan kaleng legendaris tersebut karena turunnya pembelian konsumen AS, demi pilihan yang lebih sehat atau harga yang lebih murah.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Terlilit Utang Ratusan Triliun, Perusahaan Makanan Kaleng Del Monte Ajukan Kebangkrutan
Terlilit Utang Ratusan Triliun, Perusahaan Makanan Kaleng Del Monte Ajukan Kebangkrutan (Merdeka.com)

Del Monte Foods, perusahaan berusia 139 tahun yang terkenal dengan buah dan sayuran kalengnya mengajukan perlindungan kebangkrutan alias pailit. 

Kebangkrutan perusahaan makanan kaleng legendaris tersebut karena turunnya pembelian konsumen AS, demi pilihan yang lebih sehat atau harga yang lebih murah.

Melansir Reuters, Kamis (3/7), Del Monte telah mendapatkan pembiayaan debitur dalam senilai USD 912,5 juta atau sekitar Rp15 triliun. Dana tersebut digunakan untuk biaya operasional selama proses hukum berlangsung.

Menurut pengajuan ke pengadilan kebangkrutan New Jersey, perusahaan ini mencatat estimasi aset dan kewajiban terkait utang dalam kisaran USD 1 miliar hingga USD 10 miliar atau sekitar Rp16,4 triliun hingga Rp162 triliun. Sementara jumlah kreditornya diperkirakan antara 10.000 hingga 25.000.

"Ini adalah langkah maju yang strategis bagi Del Monte Foods. Setelah evaluasi menyeluruh terhadap semua opsi yang tersedia, kami memutuskan bahwa proses penjualan yang diawasi pengadilan adalah cara yang paling efektif untuk mempercepat pemulihan dan menciptakan Del Monte Foods yang lebih kuat dan bertahan lama," kata CEO Greg Longstreet.

Namun, Beberapa anak perusahaannya di luar AS tidak termasuk dalam proses Bab 11 dan terus beroperasi seperti biasa, kata sumber Del Monte Foods.

Perusahaan berusia 135 tahun ini menaungi merek-merek seperti buah dan sayuran kalengan Del Monte, College Inn, yang menjual kaldu dan kaldu, serta merek teh seperti Joyba.

Rekomendasi