Tahukah Anda? Gubernur Kalbar dan Bupati Kubu Raya Pastikan Ketersediaan LPG 3 Kg Aman Pasca Libur Panjang

Gubernur Kalbar dan Bupati Kubu Raya memastikan Ketersediaan LPG 3 kg di wilayahnya aman setelah sempat terjadi antrean. Pertamina siapkan langkah antisipasi, bikin penasaran?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Gubernur Kalbar dan Bupati Kubu Raya Pastikan Ketersediaan LPG 3 Kg Aman Pasca Libur Panjang
Gubernur Kalbar dan Bupati Kubu Raya memastikan Ketersediaan LPG 3 kg di wilayahnya aman setelah sempat terjadi antrean. Pertamina siapkan langkah antisipasi, bikin penasaran? (Merdeka.com)

Pontianak, 14 September – Antrean panjang pembelian LPG 3 kilogram sempat mewarnai beberapa titik di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, setelah periode libur panjang. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi kelangkaan gas subsidi yang menjadi kebutuhan pokok.

Menanggapi situasi tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama Bupati Kubu Raya, Sujiwo, segera berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan. Mereka meminta jaminan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG 3 kilogram agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan berarti.

Hasil koordinasi ini membawa kabar baik, di mana stok LPG 3 kg dipastikan tersedia dan pasokan akan kembali normal dalam waktu dekat. Pertamina juga telah mengambil langkah cepat untuk mengatasi lonjakan permintaan, memastikan tidak ada kelangkaan yang signifikan.

Peningkatan antrean LPG 3 kilogram di beberapa wilayah Kalimantan Barat, seperti Desa Mekar Baru dan Desa Kapur di Kubu Raya, bukan disebabkan oleh kelangkaan stok. Gubernur Ria Norsan menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi dipicu oleh dua faktor utama yang saling berkaitan.

Faktor pertama adalah peningkatan konsumsi masyarakat yang signifikan usai tradisi sembahyang kubur. Aktivitas kuliner yang meningkat selama periode tersebut secara langsung mendorong lonjakan permintaan terhadap LPG 3 kg. Hal ini menyebabkan pasokan yang ada di pasaran cepat habis.

Selain itu, hambatan distribusi juga terjadi selama libur panjang yang baru saja usai. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menambahkan bahwa permasalahan juga sempat muncul pada sistem aplikasi pembelian yang terganggu saat libur 5 September lalu. Namun, masalah ini telah ditangani dan distribusi kembali berjalan normal.

Menyikapi kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah mengambil langkah cepat dan konkret. Mereka menyalurkan tambahan pasokan atau extra dropping LPG 3 kilogram sebesar 40 metrik ton (MT), setara dengan 40.320 tabung, untuk wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Penyaluran tambahan ini dilakukan secara bertahap, dimulai sejak 8 September 2025, dan dilanjutkan secara masif pada 12–13 September 2025. Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, menegaskan bahwa ini adalah respons cepat terhadap lonjakan permintaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga memberikan perhatian penuh terhadap ketersediaan LPG subsidi karena merupakan kebutuhan pokok. Sujiwo menegaskan, "Kita akan terus kawal distribusi bersama Pertamina agar kebutuhan masyarakat terpenuhi."

Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram hanya di agen dan pangkalan resmi yang terdaftar. Pembelian di pangkalan resmi menjamin harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah, berbeda dengan harga di tingkat pengecer yang tidak dapat dikendalikan.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena stok saat ini mencukupi. "Distribusi sudah dilakukan secara bertahap dan akan terus dioptimalkan. Kami tegaskan penyaluran resmi LPG 3 kilogram hanya melalui agen dan pangkalan terdaftar, bukan pengecer," kata Edi Mangun.

Koordinasi terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan aparat pengawasan untuk menjamin distribusi LPG berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai regulasi yang berlaku. Untuk informasi lebih lanjut atau pengaduan, masyarakat dapat menghubungi Call Center 135 atau melalui email di pcc135@pertamina.com.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi