PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) Cabang Bandara El Tari Kupang telah menyatakan kesiapannya secara umum. Mereka siap menampung maskapai penerbangan yang hendak membuka rute baru menuju Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kesiapan infrastruktur ini diumumkan pada Jumat, 20 September, sebagai respons terhadap peningkatan minat penerbangan.
General Manager AP Indonesia Bandara El Tari Kupang, Aidhil Philip Julian, menegaskan bahwa kapasitas apron bandara sudah sangat memadai. Bandara ini memiliki 15 parking stand yang siap menampung berbagai jenis penerbangan baru. Ketersediaan parking stand ini menjadi modal utama dalam mengembangkan konektivitas udara.
Pernyataan kesiapan ini disampaikan Aidhil Philip Julian menanggapi peluncuran rute perdana maskapai Super Air Jet. Maskapai tersebut kini membuka rute langsung Kupang-Jakarta dan Jakarta-Kupang tanpa transit. Selain Super Air Jet, AP Indonesia Bandara El Tari juga tengah melakukan penjajakan serius dengan maskapai Garuda Indonesia untuk potensi rute tambahan.
Advertisement
Advertisement
Kapasitas Apron Bandara El Tari Kupang yang Mumpuni
Aidhil Philip Julian secara rinci menjelaskan bahwa Bandara El Tari Kupang memiliki kapasitas apron yang sangat besar dan modern. Apron tersebut dirancang untuk mampu menampung hingga 15 pesawat secara bersamaan. Kapasitas ini menunjukkan kesiapan infrastruktur yang kuat untuk melayani lonjakan lalu lintas udara.
Pesawat yang dapat ditampung di apron ini umumnya bertipe narrow body, seperti Boeing 737 dan Airbus A320, yang banyak digunakan untuk penerbangan domestik dan regional. Dengan kapasitas parkir pesawat yang ada, Bandara El Tari sejak lama telah menjadi hub penerbangan utama di wilayah Nusa Tenggara Timur. Ini memperkuat peran strategis bandara dalam konektivitas udara wilayah timur Indonesia.
Philip menegaskan, "Kita justru sudah siap. Kita punya 15 parking stand yang bisa menampung penerbangan baru ke bandara El Tari." Pernyataan ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap fasilitas yang tersedia saat ini. Kesiapan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak maskapai untuk membuka rute baru ke Kupang.
Advertisement
Dengan fasilitas yang ada, Bandara El Tari Kupang tidak hanya siap menyambut maskapai baru, tetapi juga berpotensi meningkatkan frekuensi penerbangan. Peningkatan ini akan memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Kesiapan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam pemerataan pembangunan infrastruktur.
Advertisement
Revitalisasi Terminal Internasional dan Rencana Rute Baru
Selain fokus pada kapasitas apron, Bandara El Tari juga sedang mempersiapkan proyek revitalisasi terminal internasionalnya. Terminal ini diketahui telah tidak digunakan untuk penerbangan internasional selama lima tahun terakhir. Revitalisasi ini menjadi langkah krusial untuk mengembalikan fungsi penuh bandara sebagai gerbang internasional.
Proyek revitalisasi tersebut secara spesifik bertujuan untuk mendukung rencana pembukaan kembali penerbangan ke Dili, Timor Leste, dan Darwin, Australia. Pembukaan rute-rute internasional ini akan memperluas jangkauan Bandara El Tari Kupang secara signifikan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan potensi pariwisata, perdagangan, dan hubungan bilateral antar negara.
Philip juga menekankan bahwa secara fasilitas keselamatan, Bandara El Tari sudah memenuhi standar internasional yang ketat. Ini adalah modal utama yang kuat untuk mengoperasikan penerbangan internasional dengan tingkat keamanan dan kenyamanan yang tinggi. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai pihak maskapai penerbangan.
Advertisement
Pihak manajemen terus berkoordinasi dengan maskapai besar seperti Super Air Jet, Garuda Indonesia, dan Air Asia. Selain itu, penjajakan juga dilakukan dengan maskapai baru seperti Fly Jaya. Tujuannya adalah untuk terus memperluas konektivitas Kupang dengan kota-kota besar di wilayah barat Indonesia, serta membuka peluang rute internasional baru. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar bagi mobilitas dan perekonomian daerah.
Sumber: AntaraNews