Stok langka, pedagang tak jual bawang putih
Merdeka.com - Stok harga bawang putih yang langka telah membuat beberapa pedagang memilih untuk tidak menjual bawang putih lagi. Setidaknya tiga pedagang sayuran di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan terpaksa tidak menjual bawang putih.
"Hari ini nggak jual bawang putih. Soalnya pasokannya nggak ada dari sananya," ujar Rika (46) salah satu pedagang sayuran di Pondok Labu kepada merdeka.com, Minggu (17/3).
Rika mengaku, sepekan terakhir pasokan bawang putih tidak menentu. "Kadang kita jual dikit saja. Selain itu juga harga bawang putih kan mahal juga," imbuh dia.
Yanti (35) terhitung beruntung dibanding Rika. Dia hari ini bisa menjual bawang putih yang lumayan banyak. Meski begitu, perempuan asal Jawa Tengah ini mengakui bahwa pasokan bawang putih lebih sulit dibanding bawang merah.
Menurut dia, harga bawang putih saat ini mencapai sekitar Rp 58.000 per kilogram. Sedangkan bawang merah sekitar Rp 50.000 per kilogram.
"Harga ini terus berubah setiap harinya tergantung pasokan dari distributor," tuturnya di tempat yang sama.
Menurutnya, kelangkaan bawang putih saat ini hal yang wajar. Sebab petani saat ini lebih memilih untuk menjual lahannya atau bahkan menjadikan lahannya untuk membangun rumah.
"Saya ini dari kampung. Dan yang saya lihat kecenderungannya petani sudah enggan bercocok tanam," ungkapnya.
Kelangkaan bawang putih ini juga membuat konsumen galau. Konsumen mulai mengeluhkan sulitnya mencari bawang putih saat ini. Dalam beberapa hari ini pasokan bawang putih mulai menurun sehingga hanya beberapa penjual saja yang menjajakan bawang putih di pasar.
Sulartinah (45), seorang pedagang ketoprak, mengungkapkan mata pencahariannya membuat dirinya bergantung pada komoditas ini. Namun, dalam beberapa hari ini dirinya kerap kesulitan dalam mencari bawang putih di pasaran. Kalaupun ada, maka harga yang harus dikorbankan sangat mahal.
"Kemarin-kemarin harga mencapai Rp 70.000 per kilogram," ujarnya saat ditemui di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan, Minggu (17/3).
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan menegaskan sudah satu pekan lalu telah mengeluarkan Surat Persetujuan Impor (SPI) untuk 16 perusahaan importir bawang putih. Bahkan, SPI yang dikeluarkan telah mencapai 90 persen dari total kuota 160.000 ton importasi untuk semester pertama tahun ini.
Bawang putih impor tersebut diperkirakan akan masuk pasar dua pekan lagi. (mdk/rin)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya