Sri Mulyani Target Pendapatan Negara Capai Rp1.916 T Hingga Akhir Tahun
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan penerimaan negara di tahun 2021 mencapai 16,3 persen setara Rp1.916 triliun. Hingga Oktober 2021, pendapatan negara mencapai 18,2 persen atau Rp1.510 triliun.
"Growth dari penerimaan negara kita tumbuhnya 18,2, pajak tumbuhnya 15,3 persen, ini memang kombinasi dari banyak hal di mana yang kita berikan dukungan insentif kepada dunia usaha dan basis tahun lalu yang rendah, sekarang kemampuan kita pick up cukup tinggi," kata Sri Mulyani dalam CEO Forum, Kamis (18/11).
Selain itu, PPN dalam negeri juga mengalami pertumbuhan sebesar 13,3 persen, PPH Badan tumbuh 13,4 persen, PPN impor tumbuh 32,3 persen, bahkan Bea cukai kepabeanan tumbuhnya 9 kali lipat karena peningkatan itu disebabkan oleh meningkatnya PPN Impor.
"Makanya neraca pembayaran untuk trade account kita luar biasa dari sisi positifnya. Nah ini adalah catatan-catatan positif yang menggambarkan dukungan atau dalam hal ini kegiatan ekonomi underlying nya itu mulai berdegup sangat keras bahkan pada saat kita dihantam oleh Delta varian," ujarnya.
Menurutnya, covid-19 varian Delta memang menurunkan konsumsi rumah tangga dari 5 persen menjadi sekitar 1 persen. Namun aktivitas masyarakat tidak berhenti begitu saja, sehingga momentumnya itu masih terus terakselerasi, oleh karena itu pihaknya cukup optimis untuk kuartal keempat akan tumbuh positif.
"Dengan tren ini sampai dengan akhir tahun kita berharap permintaan dari sisi penerimaan negara itu kita akan lebih dari yang kita taruh di dalam undang-undang APBN. Kita proyeksikan akan mencapai 16,3 growth nya, terus nominalnya Rp 1.916 triliun, kita akan lihat nanti komponennya sudah kita identified," tandasnya.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya