Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sri Mulyani sebut penerimaan pajak RI masih lemah sejak 2014

Sri Mulyani sebut penerimaan pajak RI masih lemah sejak 2014 Sri Mulyani. ©AFP PHOTO/KAZUHIRO Nogi

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik dua pejabat eselon I Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yakni Suahasil Nazara sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Nurawan Nuh sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak.

Dengan adanya pejabat baru di lingkungan Kementerian Keuangan tersebut, Sri Mulyani berharap agar pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa meningkat. Salah satunya dari penerimaan pajak yang masih lemah dalam 2 terakhir ini.

"Kita disorot dalam pelaksanaan bukan hanya Tax Amnesty tapi juga pengumpulan penerimaan pajak yang dalam 2 tahun terakhir dianggap paling lemah dalam pengelolaan APBN," kata Sri di kantornya, Senin (31/10).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh peraturan yang baik, pemerintah yang mampu mengumpulkan pajak, juga pemberian kepastian kepada pengusaha untuk memajukan ekonomi Indonesia.

"Maka jabatan ini penting karena bisa menyentuh regulasi dan institusi. Saya harap Pak Awan bisa menjadi contoh bagi seluruh jajaran pajak di Indonesia yang merupakan simbol untuk reformasi perpajakan secara konsisten," imbuhnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP