Sri Mulyani Bongkar Modus Kementerian Lembaga Habiskan Anggaran

Jumat, 7 Februari 2020 19:51 Reporter : Anggun P. Situmorang
Sri Mulyani Bongkar Modus Kementerian Lembaga Habiskan Anggaran Menkeu Sri Mulyani. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah mewajibkan sebesar 20 persen dari total belanja negara Rp2.500 triliun atau sekitar Rp500 triliun harus dibelanjakan oleh kementerian/lembaga untuk pendidikan. Hal tersebut pun membuat kementerian menempuh sejumlah cara agar dana tersebut habis dibelanjakan.

"Bapak dan ibu sekalian kan tahu bahwa UUD kita memandatkan kita untuk membelanjakan 20 persen untuk pendidikan. Dan itu artinya Rp500 triliun lebih, ngabisin Rp1 triliun saja pusing kan. Apalagi Rp500 triliun," ujarnya di acara Ulang Tahun Apindo di Kempinsky, Jakarta, Jumat (7/2).

Salah satu trik kementerian menghabiskan dana tersebut dengan cara mengecat sekolah berulang kali padahal belum waktunya untuk melakukan perubahan. Namun, cerita tersebut merupakan cara belanja kementerian di masa lalu.

"Dulu waktu awal-awal kita menjalankan ini, banyak kementerian itu yang pada bulan Desember nge-gas belanja. Supaya mencapai 20 persen belanja habis tadi. Jadi, ada sekolah yang sudah dicat, dicat lagi. Ganti-ganti. Itu true story. Itu tapi dulu," imbuhnya.

1 dari 1 halaman

Ubah Cara Belanja Anggaran

Dia melanjutkan, saat ini pemerintah sudah mengubah cara membelanjakan anggaran dengan mengalokasikan dana 20 persen untuk dana abadi. Dana abadi tersebut pun tidak harus dihabiskan dalam kurun waktu satu tahun anggaran berjalan.

"Jadi sekarang kita bikin dana abadi pendidikan, dana abadi penelitian, dana abadi kebudayaan. Itu tujuan nya those money lebih preserve. Sehingga kalau kita membutuhkan, kita pakai prinsipnya uang itu nggak boleh habis karena dia menjadi dana abadi," tandasnya. [azz]

Baca juga:
Menteri Edhy Keluhkan Kecilnya Anggaran KKP: Kalau Dulu Tahu, Saya Minta Rp15 Triliun
DPR Kritik Pemindahan Ibu Kota: Lebih Baik Uangnya untuk Tingkatkan Konsumsi
Curhat Sri Mulyani Sibuk Beri Arahan Soal APBN ke Kementerian Lembaga
Strategi DJP Kejar Target Pajak Rp1.642 Triliun Tahun ini
Raker dengan Menkeu Sri Mulyani, Misbakhun Soroti Realisasi APBN 2019
Sri Mulyani 'Baper' Disinggung Menteri Keuangan Terbaik Dunia

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini