Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Kesiapan Sekolah Rakyat di Surabaya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana demi pendidikan berkualitas bagi keluarga kurang mampu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Kesiapan Sekolah Rakyat di Surabaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana demi pendidikan berkualitas bagi keluarga kurang mampu. (AntaraNews)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 Kota Surabaya. Kunjungan ini bertempat di Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (01/8), dengan tujuan utama memastikan seluruh sarana dan prasarana sekolah siap serta layak digunakan untuk menunjang proses belajar-mengajar.

Dalam kunjungannya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa secara langsung menyusuri rute keseharian para peserta didik. Peninjauan dimulai dari lingkungan asrama hingga ke ruang-ruang kelas, menunjukkan komitmen pemerintah terhadap kualitas fasilitas pendidikan.

Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas sekolah secara optimal. “Fasilitas sekolah ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Peninjauan Fasilitas dan Komitmen Pemerintah

Selama peninjauan, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memeriksa berbagai aspek fasilitas. Ia meninjau kondisi furnitur, sirkulasi udara di dalam ruangan, serta kesiapan ruang kelas dan meja belajar. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh fasilitas berfungsi dengan baik dan dapat mendukung proses pendidikan secara maksimal.

Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan manifestasi nyata dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan. Program ini bertujuan menyediakan pendidikan yang berkualitas, gratis, dan berkelanjutan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Lebih lanjut, Sekolah Rakyat juga menjadi salah satu langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi. Hal ini dicapai melalui investasi pada sumber daya manusia sejak usia dini, memberikan harapan baru bagi masa depan anak-anak Indonesia.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kembali komitmen negara dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui Sekolah Rakyat. Dukungan pembiayaan untuk program ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menunjukkan prioritas pemerintah pada sektor pendidikan.

Data Peserta Didik dan Tenaga Pengajar

Pada tahun ajaran 2026/2027, SR Terintegrasi 2 Kota Surabaya menampung total 270 peserta didik. Rinciannya adalah 30 siswa di jenjang SD, 120 siswa di jenjang SMP, dan 120 siswa di jenjang SMA, termasuk 98 siswa kelas XI.

Proses seleksi seluruh peserta didik dilakukan melalui skema Program Keluarga Harapan (PKH). Metode ini dipilih sebagai upaya untuk menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu secara tepat sasaran, memastikan bantuan pendidikan diterima oleh mereka yang paling membutuhkan.

Untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar dan keseharian peserta didik, Sekolah Rakyat ini didukung oleh 131 tenaga pendidik. Tim ini terdiri dari 41 guru, 37 wali asuh, 10 wali asrama, dan 43 tenaga pendukung lainnya yang siap mendampingi peserta didik di lingkungan asrama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi