Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Solo KLB Corona, Bandara Adi Soemarmo Awasi Penumpang Asal 3 Negara Ini

Solo KLB Corona, Bandara Adi Soemarmo Awasi Penumpang Asal 3 Negara Ini Bandara Adi Soemarmo. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Status KLB (Kejadian Luar Biasa) Corona Kota Solo membuat pengelola bandara setempat waspada. Pengawasan khusus dilakukan terhadap kedatangan penumpang dari 3 negara. Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19.

Airport Operation and Safety Senior Manager Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Guntoro mengatakan, ketiga negara tersebut adalah Iran, Korea Selatan dan Italia. Ketiga negara dan beberapa negara lainnya, memiliki kasus infeksi terparah di dunia.

"Kementerian Luar Negeri sudah mengeluarkan kebijakan. Ada tiga negara yang memang harus dipantau khusus, yaitu Iran, Korea Selatan dan Italia," ujar Guntoro, Minggu (15/3)

Guntoro menjelaskan, setiap penumpang dari ketiga negara yang masuk ke bandara harus disertai sertifikat kesehatan. Sedangkan untuk penumpang domestik hanya dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan menggunakan thermal scanner atau thermometer infrared.

"Kami memaksimalkan petugas yang ada dibantu petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang dan aviation security (Avsec)," katanya.

Menurut Guntoro, setelah pemeriksaan suhu tubuh ditemukan lebih dari 38 derajat celsius akan dilakukan tindakan sesuai prosedur yang berlaku. Namun hingga saat ini petugas belum menemukannya.

Lebih lanjut Guntoro menyampaikan, sejak mewabahnya virus corona, jumlah penumpang di Bandara Adi Soemarmo mengalami penurunan sebesar 47 persen. Pasalnya, ada beberapa maskapai penerbangan internasional yang menutup rute perjalanan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Termasuk diantaranya penerbangan umrah ke Arab Saudi, rute ke Malaysia dan lainnya.

Railink Larang Penumpang Suhu Tubuh di Atas 38 Derajat

penumpang suhu tubuh di atas 38 derajat rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

PT Railink memberlakukan larangan naik kereta bandara bagi penumpang yang bersuhu badan 38 derajat Celcius atau lebih sebagai upaya pencegahan tersebarnya virus corona (COVID-19).

PT Railink saat ini telah menempatkan petugas untuk melakukan pengecekan suhu badan bagi calon penumpang, yang terdapat di sekitar area Vending Machine atau Meja Informasi (POS) masing-masing stasiun.

"Jika pada saat pengecekan suhu badan ditemukan suhu badan calon penumpang mencapai 38 derajat Celcius atau lebih, maka sesuai rekomendasi petugas kesehatan calon penumpang dilarang melakukan perjalanan menggunakan KA Bandara," kata Humas PT Railink, Diah Suryandari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (15/3).

Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket, PT Railink akan mengembalikan penuh biaya pemesanan tiket (100 persen).

Tidak hanya itu, bagi penumpang batal berangkat yang membawa pendamping, maka tiket dapat dikembalikan penuh juga, untuk maksimal dua orang dalam satu kode booking dan berbeda kode booking.

Selain menempatkan petugas pemeriksaan suhu badan pada calon penumpang KA Bandara, PT Railink juga menyediakan hand sanitizer di sarana KA Bandara, vending machine dan area meja informasi (POS) masing - masing stasiun.

"Tidak hanya melakukan pencegahan lewat pengguna saja, namun kebersihan terhadap sarana dan fasilitas di stasiun pun selalu di jaga. PT Railink juga memastikan kebersihan kereta dengan melakukan pencucian dan pembersihan interior KA Bandara dengan desinfektan untuk mencegah penyebaran virus," kata Diah.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP