Sepanjang 2020, Jasa Ekspedisi SiCepat Catatkan Kenaikan Transaksi Rp3,5 Triliun

Rabu, 17 Februari 2021 22:00 Reporter : Sulaeman
Sepanjang 2020, Jasa Ekspedisi SiCepat Catatkan Kenaikan Transaksi Rp3,5 Triliun SiCepat Ekspres. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Perusahaan jasa ekspedisi, SiCepat mencatatkan telah mengirim lebih dari 1 juta paket per hari sepanjang 2020. Kenaikan transaksi lebih dari Rp3,5 triliun atau sekitar 194 persen dari tahun sebelumnya.

Chief Executive Officer SiCepat Ekspres, The Kim Hai menyampaikan, catatan positif ini didukung dengan melonjaknya volume pengiriman paket di momen Harbolnas 12.12 tahun 2020 lalu yang mencapai lebih dari 5 juta paket berkat produk HaLU (Harga Mulai Lima Ribu). Produk HaLU menjadi pilihan favorit baik seller maupun buyer di platform marketplace. Hingga saat ini, lebih dari 5 juta seller telah menjadi partner SiCepat Ekspres.

"Pencapaian ini didukung sepenuhnya oleh kinerja team dan para partner,” kata dia dalam pernyataannya, Rabu (17/2).

Pada 2021, SiCepat Ekspres menargetkan kenaikan pengiriman paket sebanyak tiga kali lipat atau pengiriman hingga 3 juta paket per hari. Untuk mencapai target tersebut, SiCepat Ekspres akan melakukan penambahan 100 pick up drop point outlet (PUDO) dan telah menjalin kerjasama ritel dengan PT LDN sehingga drop point SiCepat (SiCepat Point) akan ada di ritel seperti Alfamart, SRC dan ritel Telco.

SiCepat Point kini telah mencapai lebih dari 1.655 titik di wilayah Jabodetabek-Bandung dan akan terus bertambah dan tersebar di seluruh Indonesia pada tahun 2021 ini.

"Dengan penambahan SiCepat Point yang terintegrasi oleh ritel seperti Alfamart, SRC dan ritel Telco di Jabodetabek dan Bandung, masyarakat dapat mengirim paket dengan mudah dan nyaman," tambah Kim Hai.

Dia menambahkan, capaian positif SiCepat Ekspres di tahun 2020 ini juga didukung oleh layanan SiCepat yang terintegrasi dengan aplikasi SiCepat, WhatsApp Bisnis SiCepat Klik, dan layanan customer service yang responsif.

"Sehingga, Sahabat SiCepat dan masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait layanan dan promo SiCepat," ujarnya. [idr]

Baca juga:
Komisi IV DPR Wanti-Wanti Pemerintah Tekan Biaya Logistik Food Estate
Kolaborasi dengan FedEx, Lion Parcel Siap Layani Pengiriman Logistik di Indonesia
Bos Pelindo II Sebut Merger Perusahaan Pelabuhan Bisa Pangkas Biaya Logistik
Biaya Logistik Naik Saat Pandemi, Strategi Kemenhub Percepat Dwelling Time Pelabuhan
Kemendag Klaim Program Tol Laut Sukses Turunkan Disparitas Harga Barang di Daerah
Biaya Ekspor via Pelabuhan Patimban Disebut akan Lebih Murah dari Tanjung Priok

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Logistik
  3. Biaya Logistik
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini