Sambangi Istana Jelang Pengumuman Kabinet Jokowi, Inilah Daftar Prestasi Sri Mulyani

Selasa, 22 Oktober 2019 09:59 Reporter : Anggun P. Situmorang
Sambangi Istana Jelang Pengumuman Kabinet Jokowi, Inilah Daftar Prestasi Sri Mulyani Sri Mulyani di Istana Negara. ©2019 Merdeka.com/Titin Supriatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Sri Mulyani Indrawati ke istana kepresidenan sehari jelang pengumuman kabinet periode II. Pemanggilan ini merupakan sesi wawancara oleh Presiden Jokowi.

Pantauan merdeka.com, mantan menteri keuangan itu tiba sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (22/10). Mengenakan baju putih dengan celana panjang hitam, Sri Mulyani melempar senyum sambil melambaikan tangan ke arah wartawan.

Ditanya kapan diberi tahu untuk datang ke Istana, Sri berujar singkat. "Kemarin." Tidak ada komentar lagi dari Sri Mulyani sampai dia masuk ke Istana Kepresidenan.

Sri Mulyani pada periode lalu merupakan Menteri Keuangan yang menjabat sejak 27 Juli 2016. Wanita yang lahir pada 26 Agustus 1962 tersebut, juga pernah menjabat Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Selain Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati adalah wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010.

Dalam perjalanan karirnya, dia juga pernah menjadi Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu. Wanita yang akrab dengan panggilan Mbak Ani tersebut merupakan ekonom yang sering tampil di panggung-panggung seminar atau dikutip di berbagai media massa.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI) ini juga sempat aktif menjadi penasehat pemerintah bersama sejumlah ekonom terkemuka lain dalam wadah Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid. Seperti halnya di Indonesia, di Amerika ia juga sering mengikuti seminar, tetapi lebih banyak masalah internasional daripada di Indonesia.

Komentar dan analisisnya kritis, lugas, jernih dan populer. Dia primadona panggung seminar dan talk show di televisi kala itu. Selain sering muncul di seminar-seminar, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI) ini juga sempat aktif menjadi penasihat pemerintah bersama sejumlah ekonom terkemuka lain dalam wadah Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid. Dia pernah menjabat Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998.

Pada 5 Desember 2005, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan perombakan kabinet, Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar. Sejak tahun 2008, dia menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, setelah Menko Perekonomian Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Kepribadiannya yang lugas dan cerdas, telah mengantarkannya kepada pergaulan yang sangat luas. Dia disenangi banyak orang di dalam dan luar negeri. Tak heran bila pada awal Oktober 2002 lalu dia terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group), menggantikan Dono Iskandar Djojosubroto. Dia menjadi perempuan pertama dari Indonesia menduduki posisi itu.

1 dari 2 halaman

Total Harta Kekayaan

Sri Mulyani merupakan salah satu menteri yang tercatat memiliki harta kekayaan sebanyak Rp46.608.517.726. Demikian dikutip merdeka.com dari elhkpn.kpk.go.id, Jakarta, Senin (21/10).

Total kekayaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan sebesar Rp37.933.880.000, harta bergerak lainnya Rp415.000.000, surat berharga Rp12.683.747.800, Kas dan setara kas Rp5.573.093.926. Sri Mulyani juga tercatat memiliki utang sebesar Rp9.997.204.000.

2 dari 2 halaman

Penghargaan dari Berbagai Lembaga

Sri Mulyani menerima penghargaan dari berbagai lembaga serta media dunia. Pada Oktober 2007 diberi gelar Wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia, lalu Globe Asia pada 2017 menempatkan Sri Mulyani sebagai salah satu tokoh asal Indonesia paling berpengaruh. Globe Asia mengapresiasi keberhasilan Sri Mulyani dalam menjalankan program tax amnesty yang sukses mengembalikan pajak yang seharusnya dibayarkan oleh beberapa orang Indonesia di luar negeri.

Sri Mulyani juga mendapatkan Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di World Government Summit yang diselenggarakan, Februari 2018 di Dubai, Uni Arab Emirates. Penghargaan Menteri Terbaik ini merupakan penghargaan global yang diberikan kepada satu orang menteri dari semua negara di dunia setiap tahunnya dan mulai diberikan pada 2016.

Pada tahun 2017, Ani sapaan akrab Sri Mulyani juga berhasil menjadi Menteri Keuangan terbaik di Asia Pasifik versi majalah keuangan FinanceAsia. Ani dinilai berhasil memanfaatkan kesempatan kemajuan ekonomi global untuk mereformasi struktur keuangan pada 2017 sehingga dapat bertahan saat terjadi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari financeasia.com, Sri Mulyani dinilai mampu memperbaiki kondisi keuangan Indonesia yang menurun pada enam bulan pertama 2016. Sejak kembali duduk di kabinet pemerintahan, ia mampu mengurangi target defisit fiskal yang tadinya dikhawatirkan menembus angka 3 persen.

Terbaru Sri Mulyani kembali dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Tahun 2018 versi majalah Global Markets. Anugerah 'Finance Minister of the Year, East Asia Pacific' ini diberikan atas kiprahnya mempertahankan reputasi keuangan Indonesia di tengah kondisi yang lebih menantang, saat kembali menjabat Menkeu kedua kalinya. Kebijakan Menkeu Sri Mulyani dianggap kredibel dan efektif.

Menurut Global Markets, Sri Mulyani telah mengatasi dua persoalan, yaitu pengumpulan pajak dan penyerapan anggaran pemerintah. Pengumpulan pajak tahun lalu (2017) mencapai 91 persen dari target, sebuah lompatan besar, dari pencapaian 83 persen pada dua tahun sebelumnya.

[bim]

Baca juga:
Syahrul Yasin Limpo Datang ke Istana: Saya Sudah Minta Izin Ketua Umum Surya Paloh
Hari Kedua, Sri Mulyani Calon Menteri Pertama yang datang ke Istana
Jokowi Kembali Panggil Calon Menteri ke Istana Hari Ini
Anak Ungkap Risma Ditawari Jadi Menteri Jokowi
Edhy Prabowo Gantikan Susi Pudjiastuti Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan?
Ini Pos yang Cocok Buat Nadiem Makarim, Erick Thohir dan Wishnutama di Kabinet Jokowi
Dahnil Ungkap Alasan Prabowo Bersedia Menjadi Menhan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini