Riset: Ini strategi Shopee, Tokopedia dan Lazada rajai jual beli online Indonesia

Kamis, 22 Maret 2018 16:41 Reporter : Dwi Aditya Putra
Riset: Ini strategi  Shopee, Tokopedia dan Lazada rajai jual beli online Indonesia Snapcart app. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Industri jual beli daring (e-commerce) Indonesia meningkat sejalan dengan semakin meleknya masyarakat akan teknologi. Berdasarkan riset Snapcart, ada tiga pelaku e-commerce paling populer dan sering digunakan oleh konsumen yakni Shopee, Tokopedia, dan Lazada.

Business Development Director Snapcart Asia Pasifik, Felix Sugianto, mengungkapkan terdapat sejumlah strategi dari tiga pemain besar tersebut kuasai pasar e-commerce Indonesia. Pertama ialah telah menentukan target pasar. Di mana, prioritas pasar Shopee ialah kaum hawa atau perempuan.

"Kita lihat bagaimana Shopee itu cukup pintar untuk menerapkan strategi. Mereka sepertinya tahu bahwa pengguna e-commerce di Indonesia itu didominasi oleh wanita. Wanitanya itu juga wanita kaum milenial yang muda muda," kata Felik saat merilis hasil riset gaya hidup belanja online di Jakarta, Kamis (22/3).

Setelah mengetahui target pasar, strategi lainnya ialah menentukan produk yang dijual. Dia mencontohkan Shopee memfokuskan pada produk kecantikan dan kebutuhan wanita lainnya.

"Kedua juga dari sisi kategori mereka sadar kategori yang disukai wanita itu apa aja, kan tak jauh-jauh dari fesyen dari tas, kosmetik, perawatan muka, kulit segala macem," ujar dia.

Strategi ketiga ialah menentukan zona penjualan. Melihat pasar Jakarta yang sudah jenuh, maka ketiga pemain ini berekspansi keluar DKI.

"Dari sisi area untuk yang ditarget. Kalau kita lihat bahwa Jakarta itu sebagai lumbung dari pada online itu sudah rigid sekali pemain-pemain besarnya hadir di Jakarta seperti Tokopedia," tuturnya.

"Tetapi di luar Jakarta itu kan daerah itu potensial luar biasa jadi kita lihat di sini bahwa Shopee juga dengan Lazada itu memainkan peran. Mereka mengincar daerah di luar Jabodetabek. Sementara Tokopedia sudah di Jakarta," lanjut dia.

Felix menambahkan bahwa penduduk Pulau Jawa dan Sumatera merupakan pembelanja daring paling dominan. Berdasarkan data demografi, pembelanja e-commerce tertinggi di Indonesia yakni DKI Jakarta 22 persen, Jawa Barat 21 persen, Jawa Timur 14 persen, Jawa Tengah 19 persen, Banten 8 persen, dan Sumatera Utara 6 persen.

Riset Snapcart melibatkan 6.123 responden. Riset dilakukan dengan menggunakan metode daring. Hasilnya menunjukan 37 persen responden menjawab paling sering menggunakan Shopee untuk berbelanja online di Indonesia. Peringkat berikutnya adalah Tokopedia 25 persen dan Lazada 20 persen.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini