Komisi III DPR menyetujui Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno Komisi III DPR setelah Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test sebagai calon Kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan nama Suyudi sebagai calon pengganti Listyo Sigit Prabowo melalui surat yang dikirimkan kepada DPR pada Rabu (30/9). Surat tersebut memuat usulan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan Kapolri baru.
Penunjukan Suyudi sebagai calon Kapolri turut menyoroti laporan harta kekayaannya sebagai penyelenggara negara.
Advertisement
Punya Dua Tanah dan Bangunan di Jakarta Selatan
Porsi terbesar kekayaan Suyudi berasal dari aset tanah dan bangunan. Nilainya mencapai Rp4,6 miliar.
Ada dua tanah dan bangunan yang tercatat dalam laporan kekayaannya. Pertama, tanah dan bangunan seluas 176 meter persegi/225 meter persegi di Jakarta Selatan dengan nilai Rp2,4 miliar.
Kemudian, terdapat tanah dan bangunan seluas 162 meter persegi/210 meter persegi, juga di Jakarta Selatan, senilai Rp2,2 miliar.
Jika digabungkan, dua aset properti tersebut menyumbang hampir 79 persen dari total harta Suyudi. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Suyudi Ario Seto tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 5.847.000.000. Dalam laporan tersebut, Suyudi tidak tercatat memiliki utang.
Advertisement
Ada Mini Cooper Hasil Hibah
Kekayaan Suyudi juga berasal dari alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp457 juta.
Dalam laporan tersebut tercatat sebuah sepeda motor Yamaha NMA AT/sejenis dengan tahun perolehan 2025 senilai Rp27 juta. Kendaraan tersebut tercatat diperoleh dari hasil sendiri.
Sementara itu, Suyudi juga melaporkan sebuah Mini Cooper/Minibus tahun 2022 dengan nilai Rp430 juta.
Menariknya, mobil tersebut tercatat berstatus hibah tanpa akta.
Advertisement
Simpan Kas Rp750 Juta
Selain properti dan kendaraan, Suyudi tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp40 juta.
Ia juga melaporkan kepemilikan kas dan setara kas sebesar Rp750 juta.
Dalam laporan tersebut, Suyudi tidak mencatat kepemilikan surat berharga maupun harta lainnya.
Jika dirinci, total kekayaannya terdiri atas:
- Tanah dan Bangunan: Rp4,6 miliar
- Alat transportasi dan mesin: Rp457 juta
- Harta bergerak lainnya: Rp40 juta
- Kas dan setara kas: Rp750 juta
Suyudi sendiri saat ini menjabat sebagai Kepala BNN. Ia dilantik sebagai Kepala BNN pada Agustus 2025 dan sebelumnya pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.
Pada 2026, Suyudi masih aktif menjalankan tugas sebagai Kepala BNN. BNN mencatat sejumlah agenda yang diikutinya, termasuk penguatan kerja sama pemberantasan narkotika dan koordinasi dengan institusi lain.