10 Perempuan Terkaya di Afrika 2026, Ini Sosok di Puncak Daftar

Tak ada lagi miliarder perempuan di Afrika menurut Forbes. Ini daftar 10 perempuan terkaya 2026 versi The African Exponent. Siapa di puncak?

Cahya Alena Fauza
Oleh Cahya Alena Fauza- Reporter
10 Perempuan Terkaya di Afrika 2026, Ini Sosok di Puncak Daftar
<p>Ilustrasi orang sukses, kaya, jutawan, miliader. (Foto: Freepik)</p>

Daftar 10 perempuan terkaya di Afrika 2026 menempatkan Folorunso Alakija di posisi teratas dengan estimasi kekayaan USD 900 juta atau sekitar Rp 16,2 triliun (asumsi kurs Rp 18.033 per dolar AS). Meski begitu, tidak ada lagi pengusaha wanita di benua ini yang berstatus miliarder dolar.

Berdasarkan Daftar Miliarder Afrika 2026 versi Forbes, dari 23 nama yang ada, tidak satu pun adalah perempuan. Forbes juga mencatat Alakija sudah tidak lagi berada di jajaran miliarder dolar sejak 2020. Sementara itu, the African Exponent pada Jumat (16/10/2026) merilis pemeringkatan 10 nama perempuan paling tajir tahun ini.

Kenya menyumbang tiga nama dalam daftar, disusul Afrika Selatan dan Nigeria yang masing-masing memasukkan dua nama. Total kekayaan gabungan 10 besar diperkirakan mencapai USD 2,6 miliar atau sekitar Rp 46,8 triliun. Mayoritas menjalankan bisnis privat yang tidak memublikasikan laporan keuangan, sehingga nilai kekayaan dihitung berdasarkan estimasi analis.

Perempuan Terkaya Afrika: Mary-Ann Musangi hingga Wendy Appelbaum

  1. 10. Mary-Ann Musangi (Kenya)

    Kekayaan: USD 100 juta (Rp 1,8 triliun)

    Istri dari mendiang miliarder Kenya, Chris Kirubi, ini aktif mengelola portofolio warisan keluarga, termasuk kepemilikan saham di Centum, KCB Bank, Haco Industries, dan Capital Media.

  2. 9. Azza El-Sewedy (Mesir)

    Kekayaan: USD 110 juta (Rp 1,9 triliun)

    El-Sewedy memegang 3,03 persen saham di Elsewedy Electric, raksasa kabel dan peralatan listrik yang didirikan keluarganya. Karena tercatat di bursa, nilai kekayaannya mengikuti pergerakan harga saham.

  3. 8. Bola Shagaya (Nigeria)

    Kekayaan: USD 110 juta (Rp 1,9 triliun)

    Salah satu pebisnis wanita berpengaruh di Nigeria dengan portofolio di minyak dan gas, properti, keuangan, serta bisnis fotografi Fotofair yang ia dirikan.

  4. 7. Patricia Poku-Diaby (Ghana)

    Kekayaan: USD 115 juta (Rp 2,07 triliun)

    Pendiri Plot Enterprise, grup pengolahan kakao dan perdagangan komoditas berkapasitas 48.000 ton per tahun. Ia memaksimalkan pengolahan biji kakao di dalam negeri di tengah dominasi pengolahan luar negeri.

  5. 6. Wendy Appelbaum (Afrika Selatan)

    Kekayaan: USD 150 juta (Rp 2,7 triliun)

    Pendiri Wiphold, perusahaan investasi pertama di Afrika Selatan yang dikelola perempuan kulit hitam, sekaligus pemilik perkebunan anggur DeMorgenzon di Stellenbosch. Sebagian besar asetnya berada di sektor privat.

Menuju Puncak Daftar: Sue Youcef Nabi sampai Folorunso Alakija

  1. 5. Sue Youcef Nabi (Aljazair/Prancis)

    Kekayaan: USD 180 juta (Rp 3,2 triliun)

    CEO Coty, perusahaan kecantikan global pemilik merek seperti CoverGirl dan Rimmel. Porsi utama kekayaannya berasal dari 31,88 juta lembar saham (3,7 persen) di Coty.

  2. 4. Mama Ngina Kenyatta (Kenya)

    Kekayaan: USD 210 juta (Rp 3,7 triliun)

    Ibunda mantan Presiden Kenya ini memimpin salah satu dinasti bisnis terbesar di negaranya. Aset keluarga mencakup Brookside Dairy, 13,2 persen saham di NCBA Bank, grup media Mediamax, dan kepemilikan lahan yang luas.

  3. 3. Zarin Merali (Kenya)

    Kekayaan: USD 220 juta (Rp 3,9 triliun)

    Mewarisi konglomerasi mendiang suaminya, Naushad Merali, dengan aset di Sasini (teh dan kopi), Sameer Africa, hingga NCBA Bank. Ia dikenal sebagai investor besar yang sangat tertutup di Kenya.

  4. 2. Lynette Saltzman (Afrika Selatan)

    Kekayaan: USD 500 juta (Rp 9,01 triliun)

    Bersama suaminya, Ivan, ia mendirikan Dis-Chem Pharmacies dan mengembangkannya menjadi salah satu jaringan ritel farmasi terbesar di Afrika Selatan. Keduanya menguasai 35,12 persen saham perusahaan.

  5. 1. Folorunso Alakija (Nigeria)

    Kekayaan: USD 900 juta (Rp 16,2 triliun)

    Alakija membangun kekayaan melalui Famfa Oil yang memiliki porsi saham di ladang minyak lepas pantai Agbami. Ia mengawali karier sebagai sekretaris dan perancang busana mewah, sebelum lisensi konsesi minyak mengubah perjalanan hidupnya.

Rekomendasi