Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta membuat banyak penumpang terlantar dan harus mencari jalur alternatif untuk melanjutkan perjalanan. Menanggapi kondisi tersebut, PT Angkasa Pura menyediakan fasilitas bus gratis guna membantu para penumpang yang terdampak.
Hingga Senin (7/9/2026), sebanyak 98 penumpang telah diberangkatkan menuju beberapa kota di Pulau Jawa, yaitu Surabaya, Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Dari total tersebut, sebanyak 40 orang masing-masing diberangkatkan menuju Surabaya dan Yogyakarta, sedangkan sisanya diarahkan ke Solo.
Layanan ini dibuka untuk seluruh penumpang dari berbagai maskapai, baik yang sudah maupun belum melakukan check-in. Pihak Terminal Operation Control Center (TOCC) PT Angkasa Pura menjelaskan bahwa fasilitas ini disiapkan sebagai bentuk kepedulian terhadap penumpang yang belum mendapat kepastian jadwal terbang.
Meskipun memilih opsi bus gratis, penumpang tetap berhak mendapatkan pengembalian dana (refund) dari pihak maskapai sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi penumpang yang ingin menggunakan fasilitas ini, pendaftaran dapat dilakukan langsung di posko Angkasa Pura yang berlokasi di Posko Siaga masing-masing terminal Bandara Soekarno-Hatta.
Armada bus disiagakan sejak Minggu (6/9/2026) malam dengan jadwal keberangkatan dua kali sehari, yaitu, keberangkatan pertama dilakukan pada pukul 14.00 WIB, serta keberangkatan kedua pada pukul 18.00 WIB.
Advertisement
Antrean Mengular, Kuota Siang Bus Gratis Ludes
Tingginya antusiasme membuat antrean pendaftaran di posko mengular. Kuota untuk keberangkatan siang hari bahkan langsung habis terisi.
Salah satu penumpang terdampak, Ari, mengaku rela mengantre demi mendapatkan tiket bus gratis tersebut. Pria yang sebenarnya berniat terbang ke Balikpapan ini sudah dua hari berturut-turut mengalami penundaan jadwal (reschedule) tanpa kepastian.
"Sebenarnya saya mau ikut keberangkatan siang dan sudah ikut mengantre. Tapi karena kuotanya sudah penuh, saya tidak dapat," ujar Ari.
Tak hilang akal, Ari kembali mengantre demi mendapatkan kursi pada keberangkatan malam pukul 18.00 WIB. Ia memilih naik bus menuju Surabaya terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Balikpapan. Bagi Ari dan banyak penumpang lainnya, bus gratis dari Angkasa Pura menjadi solusi realistis di tengah ketidakpastian jadwal penerbangan.