Pengelola Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) menutup sementara akses keluar Slipi di KM 09+650 Ruas Tol Dalam Kota arah Grogol. Langkah yang diambil atas diskresi Kepolisian ini bertujuan untuk mengurai potensi kemacetan di sekitar kawasan Gedung MPR/DPR RI akibat adanya aksi demonstrasi.
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Amri Sanusi, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini diberlakukan secara situasional demi menjaga kelancaran jalan.
"Atas diskresi pihak Kepolisian, mulai pukul 07.43 WIB, akses keluar Slipi pada KM 09+650 Ruas Tol Dalam Kota arah Grogol diberlakukan penutupan sementara secara situasional guna mendukung kelancaran pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Pengguna jalan yang menuju kawasan tersebut diimbau menggunakan akses keluar alternatif melalui akses keluar Semanggi, Grogol dan Tanjung Duren, atau akses terdekat lainnya sesuai kondisi lalu lintas di lapangan," ujar Amri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/8).
Penyesuaian lalu lintas ini dilakukan JMT bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan kepolisian merespons maraknya pergerakan massa sejak pagi hari. Kepadatan lalu lintas di jalur arteri menjelang pintu keluar tol arah Senayan menjadi pemicu dilakukannya pengalihan arus tersebut.
Advertisement
Pengendara Diimbau Cari Rute Lain
Demi keamanan bersama, pengendara diimbau memantau rute dan mengantisipasi kepadatan saat melintasi Ruas Tol Dalam Kota, khususnya di area Semanggi dan Senayan, hingga kondisi sepenuhnya normal.
Pengemudi juga diingatkan untuk selalu menjaga jarak aman kendaraan, mengutamakan keselamatan, serta tidak berhenti di bahu jalan atau melambatkan laju kendaraan secara mendadak.
Pihak Jasa Marga mengutarakan permohonan maaf atas gangguan kenyamanan ini dan memastikan petugas di lapangan terus memantau situasi secara berkala bersama kepolisian.