Energi matahari di Kota Serang kini tidak sekadar menerangi aktivitas warga, tetapi juga dimanfaatkan untuk menopang kegiatan ekonomi di Pasar Kepandean. Melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), energi surya diubah menjadi energi bersih guna mendukung operasional pedagang sekaligus mendorong terciptanya ekosistem pasar yang nyaman dan berkelanjutan.
Inisiatif ini terwujud lewat Program Pasar Energi Berdikari (PEB), sebuah model pemberdayaan pasar tradisional berbasis energi terbarukan. Program ini mengintegrasikan pemanfaatan energi bersih dengan penguatan kapasitas serta ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran PEB di Pasar Kepandean merupakan hasil kolaborasi antara Pertamina, Pertamina Foundation, perguruan tinggi, Pemerintah Kota Serang, dan berbagai mitra lainnya.
President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menjelaskan bahwa PEB merupakan inovasi yang tidak hanya menghadirkan instalasi energi terbarukan, tetapi juga menghubungkannya dengan penguatan ekonomi masyarakat melalui kerja sama lintas sektor.
"Pasar Energi Berdikari merupakan inovasi Pertamina. Dalam pelaksanaannya PLTS ini berkapasitas 4 kWp yang mampu memberikan manfaat dalam penghematan listrik bagi pedagang di Pasar Kepandean. Kami ingin energi bersih hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari. Karena itu, program ini tidak berhenti pada pemasangan PLTS, tetapi juga dilengkapi edukasi energi bersih dan penguatan kapasitas pedagang agar manfaatnya dapat terus dirasakan dan dikelola secara berkelanjutan," ujar Agus di Jakarta, Rabu (12/8).
Dalam pengembangannya, Pertamina Foundation turut menggandeng Universitas Pertamina pada proses pemasangan instalasi PLTS. Program PEB memiliki tiga luaran utama, yakni penyediaan instalasi energi bersih, pemberian edukasi energi bersih, serta pemanfaatan energi bersih untuk menunjang ekonomi pasar. Melalui pendekatan ini, PLTS tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur energi, melainkan juga sarana edukasi menuju aktivitas pasar yang ramah lingkungan.
Guna menyambut Hari UMKM Nasional sekaligus memperingati Hari Jadi ke-19 Kota Serang, Pertamina melalui Pertamina Foundation berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang menggelar pelatihan operasional PLTS bagi pedagang kuliner di Pasar Kepandean. Pelatihan ini membekali pedagang dengan pemahaman mengenai cara pengoperasian PLTS secara aman dan tepat.
Selain itu, penguatan kapasitas UMKM dilanjutkan melalui kerja sama dengan Tugu Insurance berupa pelatihan literasi keuangan. Materi tersebut disiapkan untuk meningkatkan kemampuan para pedagang dalam mengelola keuangan usaha secara profesional demi menunjang keberlanjutan bisnis mereka.
Advertisement
Dampak Nyata Bagi Masyarakat
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyambut positif kolaborasi lintas instansi ini. Menurutnya, program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
"Kami sangat menyambut baik kolaborasi antara perusahaan, universitas, dan Pemerintah Kota Serang. Program ini tidak hanya menghadirkan energi terbarukan melalui PLTS, tetapi juga memberikan edukasi dan penguatan kapasitas kepada para pedagang. Harapannya, keberadaan PLTS ini dapat digunakan dan dijaga secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat jangka panjang dan turut meningkatkan perekonomian para pedagang di Pasar Kepandean," ujar Nur Agis.
Untuk menjamin keandalan dan keberlanjutan operasional PLTS dalam jangka panjang, Pertamina Foundation melibatkan Sobat Bumi (Sobi) Pertamina dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam proses pemantauan serta evaluasi berkala. Keterlibatan para mahasiswa ini tak hanya memastikan perangkat terawat dengan baik, tetapi juga memberi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung pada penerapan energi terbarukan dan pemberdayaan masyarakat.
Manfaat dari program ini dirasakan langsung oleh para pelaku usaha di lapangan. Haryati, salah seorang pedagang di Pasar Kepandean, mengaku keberadaan PLTS membantu menekan biaya operasional di kiosnya.
"Adanya PLTS ini sangat membantu dalam penghematan penggunaan listrik di kios. Kami juga mendapatkan pengetahuan mengenai cara menggunakan energi PLTS dengan lebih baik. Semoga program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi pedagang di Pasar Kepandean," ujar Haryati.