Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding memastikan bahwa pelayanan pemeriksaan dan tindakan karantina di wilayah Jawa Timur berjalan optimal. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung efektivitas dan profesionalisme layanan karantina di salah satu pintu gerbang komoditas strategis nasional.
Karding secara langsung melakukan pengecekan di Satuan Pelayanan (Satpel) Karantina Terminal Kargo Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Minggu (9/8). Tujuan utama kunjungan ini adalah memastikan semua proses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pemeriksaan dan tindakan karantina adalah fungsi krusial yang harus berjalan baik untuk memastikan kelancaran lalu lintas komoditas. Hal ini penting mengingat tingginya volume komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang masuk serta keluar melalui Bandara Juanda.
Advertisement
Advertisement
Peninjauan Langsung di Bandara Juanda
Dalam kunjungannya ke Terminal Kargo Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menyoroti pentingnya kinerja pelayanan di lapangan. Ia memastikan kebutuhan pemeriksaan dan tindakan karantina terpenuhi secara optimal.
Karding menyatakan bahwa fasilitas dan aktivitas pelayanan karantina di Bandara Juanda telah berjalan dengan baik. Ini mencakup proses pemeriksaan dokumen, pemeriksaan komoditas, serta pengawasan media pembawa.
Koordinasi petugas dengan para pemangku kepentingan di kawasan terminal kargo juga dinilai efektif. Hal ini mendukung kelancaran proses bisnis karantina di salah satu gerbang utama lalu lintas komoditas di Jawa Timur.
Advertisement
Advertisement
Optimalisasi Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur
Selain Bandara Juanda, Karding juga meninjau fasilitas Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur yang berlokasi di kawasan Puspa Agro Sidoarjo. Instalasi ini diresmikan pada Jumat (8/5) dan dinilai telah berjalan cukup baik.
Barantin berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya optimalisasi pada instalasi tersebut. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas penanganan kontainer secara signifikan.
Saat ini, instalasi tersebut mampu menangani sekitar 670 kontainer per hari. Namun, Barantin menargetkan peningkatan kapasitas hingga 1.000 sampai 2.000 kontainer setiap harinya.
Advertisement
Karding menambahkan bahwa perbaikan akan dilakukan pada persoalan di lapangan seperti listrik dan peralatan yang perlu segera dilengkapi. Ini krusial untuk mencapai target kapasitas yang telah ditetapkan.
Advertisement
Penguatan Pengawasan dan Sinergi Karantina Jatim
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Karantina Jawa Timur, Hudiansyah Is Nursal, menegaskan komitmen pihaknya dalam memperkuat pengawasan dan pelayanan. Ini berlaku di seluruh tempat pemasukan dan pengeluaran, termasuk di Bandara Internasional Juanda.
Hudiansyah menekankan bahwa sinergi antara pengelola bandara, instansi terkait, pelaku usaha, dan masyarakat sangat penting. Kolaborasi ini menjadi faktor kunci dalam mewujudkan sistem karantina yang efektif dan efisien.
Lalu lintas komoditas seperti hewan, ikan, dan tumbuhan di Satpel Bandara Juanda termasuk tinggi. Oleh karena itu, peningkatan pelayanan dan pengawasan oleh petugas sangat diperlukan untuk mendukung proses bisnis karantina.
Advertisement
Sumber: AntaraNews