Komitmen PTK Jaga Kawasan Pesisir Pantai, Manfaatkan Momentum Hari Anak Nasional

Lewat aksi tersebut, ratusan siswa sekolah dasar berkumpul bersama para sukarelawan Perwira PTK dan Pertamina Group untuk belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Komitmen PTK Jaga Kawasan Pesisir Pantai, Manfaatkan Momentum Hari Anak Nasional
Pengunjung menikmati keindahan pesisir pantai di Kabupaten Kepulauan Seribu saat momentum libur Kenaikan Yesus Kristus, Kamis 14 Mei 2026. (Antara)

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjaga keberlanjutan wilayah pesisir pantai Indonesia.

Plt Direktur Utama PTK Eko Cahyadi, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan sejumlah program dilakukan perusahaan agar keberlanjutan tidak hanya menjadi konsep di atas kertas, tetapi aksi nyata di lapangan.

"Kolaborasi bersama masyarakat dan sekolah adalah kunci menjaga kekayaan pesisir Indonesia demi generasi mendatang," ujar Eko seperti dikutip Antara, Jumat (24/6).

Menurut dia, salah satu program PTK tersebut adalah aksi "Coastal Education 2026", yakni sarana edukasi bagi siswa/siswi SD tentang pentingnya kelestarian maritim.

Lewat aksi tersebut, ratusan siswa sekolah dasar berkumpul bersama para sukarelawan Perwira PTK dan Pertamina Group untuk belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pantai di Pantai Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara. 

Noelia, siswa SD Inpres 482 Batu Putih, Bitung, mengungkapkan rasa bahagianya saat diajak belajar sambil menjaga lingkungan dan pesisirnya.

"Aku diajari cara menghargai makhluk hidup, menjaga kebersihan lingkungan, dan merawat ekosistem laut. Seru sekali. Semoga PTK bisa datang lagi ke sini untuk bikin acara seperti ini," tuturnya.

Meriahkan Hari Anak Nasional

Kegiatan bermain sambil belajar ini sekaligus dilakukan untuk memeriahkan Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2026. Sementara, Juno, salah seorang pegawai atau perwira PTK mengungkapkan kebahagiaannya saat berinteraksi dengan para siswa.

"Saya melihat betapa tingginya semangat anak-anak mengikuti setiap kegiatan," ungkapnya.

PTK juga menggelar "Coastal Clean Up" atau aksi bersih-bersih pantai, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bitung, lurah, serta elemen penggerak masyarakat seperti Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Direktur Armada PTK Dewi Susanti juga menekankan pentingnya membangun kesadaran menjaga lingkungan dan pesisirnya, sejak usia dini.

"Pendidikan maritim bagi anak-anak adalah investasi jangka panjang. Saat mereka memahami betapa berharganya laut kita, mereka akan tumbuh menjadi garda terdepan penjaga ekosistem pesisir," tegasnya.

Rekomendasi