Tiga Proyek Mangkrak Warisan Tom Lembong Dibereskan Menteri Bahlil

Dari proyek mangkrak tersebut, Bahlil bilang 78,9 persen sudah diselesaikan dalam kurun waktu 3 tahun saja.

Tira Santia
Oleh Tira Santia - Reporter
Tiga Proyek Mangkrak Warisan Tom Lembong Dibereskan Menteri Bahlil
Tiga Proyek Mangkrak Warisan Tom Lembong Dibereskan Menteri Bahlil (Merdeka.com)

Dari proyek mangkrak tersebut, Bahlil bilang 78,9 persen sudah diselesaikan dalam kurun waktu 3 tahun saja.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengklaim telah menyelesaikan investasi mangkrak senilai Rp708 triliun.

Proyek mangkrak tersebut merupakan warisan dari Kepala BKPM masa Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

"Saya masuk di BKPM bulan Oktober tahun 2019, saya diwariskan oleh pemimpin terdahulu saya adalah investasi mangkrak sebesar Rp708 triliun," 

kata Bahli di Kementerian Investasi, Jakarta Selatan, Rabu (24/1).

Dari proyek mangkrak tersebut, Bahlil bilang 78,9 persen sudah diselesaikan dalam kurun waktu 3 tahun saja.

"Alhamdulillah dalam kurun waktu tidak lebih dari 3 tahun investasi mangkrak tersebut mampu kami eksekusi sebesar Rp558,7 triliun atau 78,9 persen," kata Bahlil.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bahlil pun mencontohkan beberapa proyek mangkrak yang telah dieksekusinya.

Saat ini perkembangan investasi petrochemical tersebut progresnya sudah 80 persen.


"Lotte Chemical ini investasinya di Cilegon, sekarang progresnya sudah mencapai 80 persen," kata Bahlil.

Bahlil mengatakan, nilai investasi perusahaan tersebut mencapai Rp59,4 triliun.

Investasi ini mangkrak sejak tahun 2016 dan proyek kompleks Petrokimia ini memulai pekerjaan konstruksi pada 2022.


"Ini mangkrak 4-5 tahun, pemimpin saya terdahulu tidak bisa menyelesaikan ini, karena ilmu lapangan tidak ada sekolahnya di Harvard apalagi menyelesaikan permainan lapangan," kata Bahlil.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kedua, investasi Masdar terkait pembangunan PLTS di Cirata. Proyek ini mangkrak selama 5 tahun.

Kini, kata Bahlil proyek tersebut telah terselesaikan.

"Investasi di Cirata Masdar PLTS terbesar di Asia Tenggara, itu mangkrak 5 tahun. Alhamdulillah terselesaikan," ungkap Bahlil bangga.
Dok. Istimewa

Ketiga, proyek pabrik Semen milik PT Kobexindo Cement di Desa Selangkau Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur. 

Dia pun mengklaim investasi tersebutsudah diselesaikan.

"Itu saya diwarisi pemimpin terdahulu saya untuk diselesaikan, kita tidak boleh marah. Saya melanjutkan untuk memperbaiki," kata Bahlil.
Dok. Istimewa

Sebagai informasi, jabatan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebelumnya dijabat oleh Thomas Trikasih Lembong.

Pria yang akrab disapa Tom Lembong menjadi Kepala BKPM selama 2 tahun yakni 2017-2019 atau pada masa pemerintahan Jokowi-JK.

merdeka.com

Di tahun 2021, Presiden Jokowi pun mengangkat Bahlil dalam jabatan baru sebagai Menteri Investasi sekaligus menjadi Kepala BKPM.

Perlu diketahui, dalam gelaran pemilihan presiden (pilpres) 2024, Bahlil Lahadalia berada di barisan pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Sementara itu, Tom Lembong merupakan Co Captain dari Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. 

merdeka.com

Rekomendasi