Israel Bakal Alami Kelangkaan Pangan Secara Mendadak, Ini Penyebabnya

Serangan gencar Israel juga menghancurkan separuh perumahan di wilayah pesisir itu dan membuat 2 juta orang mengungsi di wilayah padat penduduk.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Israel Bakal Alami Kelangkaan Pangan Secara Mendadak, Ini Penyebabnya
Israel Bakal Alami Kelangkaan Pangan Secara Mendadak, Ini Penyebabnya (Merdeka.com)

Israel menggempur Jalur Gaza sejak Hamas menyerang mereka pada 7 Oktober, sehingga menewaskan 20.674 warga Palestina

Israel Bakal Alami Kelangkaan Pangan Secara Mendadak, Ini Penyebabnya

Asosiasi Industri Pangan Israel menyebut bahwa ada kemungkinan terjadi kelangkaan pangan akibat serangan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah.


“Ada risiko kelangkaan pangan secara mendadak akibat ancaman di Laut Merah di tengah perang Gaza yang tengah berkecamuk saat ini,” kata asosiasi itu seperti dikutip harian Maariv pada Selasa (26/12).

Mereka menyerukan langkah-langkah yang memastikan produksi pangan Israel tidak kurang dari 75 persen kebutuhan pangan negara itu.


"Tak bisa mengambil  langkah-langkah ini dapat menyebabkan kelangkaan pangan yang parah pada masa perang dan darurat," sebut asosiasi itu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemberontak Houthi di Yaman yang didukung Iran terus mengintensifkan keterlibatannya dalam konflik di Jalur Gaza dengan menyerang kapal-kapal di Laut Merah bagian selatan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mereka bersumpah akan menyerang kapal-kapal bertujuan Israel sebagai dukungan kepada warga Palestina di Jalur Gaza.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Israel menggempur Jalur Gaza sejak Hamas menyerang mereka pada 7 Oktober, sehingga menewaskan 20.674 warga Palestina dan melukai 54.536 orang. Sebaliknya, Israel kehilangan 1.200 nyawa akibat serangan Hamas.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Serangan gencar Israel juga menghancurkan separuh perumahan di wilayah pesisir itu dan membuat 2 juta orang mengungsi di wilayah padat penduduk tersebut ketika saat bersamaan menderita kekurangan pangan dan air bersih.

Rekomendasi