Tabungan Nasabah Hilang Rp1,4 Miliar Setelah Buka Aplikasi Undangan Pernikahan

Nasabah di Jawa Timur kehilangan saldo rekening hingga Rp1,4 miliar, setelah membuka sebuah undangan pernikahan berformat APK di whatsapp

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Tabungan Nasabah Hilang Rp1,4 Miliar Setelah Buka Aplikasi Undangan Pernikahan
Tabungan Nasabah Hilang Rp1,4 Miliar Setelah Buka Aplikasi Undangan Pernikahan (Merdeka.com)

Hindari Klik dan Instal Aplikasi Sembarangan, Tabungan Bisa Raib Hingga Miliaran

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

PT Persero Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengingatkan nasabah tidak sembarang menginstal aplikasi guna menghindari hilangnya saldo di rekening tabungan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Peringatan tersebut menyusul kasus nasabah tabungan BRI di Kota Malang, Jawa Timur, yang  kehilangan saldo rekening hingga Rp1,4 miliar, setelah membuka sebuah undangan pernikahan berformat aplikasi (APK) di WhatsApp.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Data atau informasi dapat dicuri oleh para fraudster apabila masyarakat melakukan instalasi aplikasi dengan sumber tidak resmi yang dikirimkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Pemimpin Kantor Cabang BRI Malang, Sutoyo Akhmad Fajar dikutip dari Antara, Jumat (7/7).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Atas kejadian yang menimpa pada salah satu nasabahnya di Malang, dia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi atas pengaduan korban, di mana yang bersangkutan merupakan korban tindak kejahatan penipuan daring atau social engineering.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kejadian tersebut terjadi akibat korban telah membocorkan data transaksi perbankan (kode OTP) yang bersifat pribadi dan rahasia pada pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga transaksi dapat berjalan dengan sukses.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Akhmad sangat menyesalkan kejadian tersebut dan berempati kepada yang bersangkutan. Namun demikian, bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan.

BRI juga mengimbau jika nasabah mendapat notifikasi melalui pesan singkat maupun surat elektronik atas transaksi yang tidak dilakukan, agar dapat segera menghubungi kontak BRI yang resmi di nomor 14017/1500017. Nasabah juga diimbau untuk tidak mudah percaya kepada akun-akun media sosial tidak resmi yang mengatasnamakan BRI.

BRI juga mengimbau jika nasabah mendapat notifikasi melalui pesan singkat maupun surat elektronik atas transaksi yang tidak dilakukan, agar dapat segera menghubungi kontak BRI yang resmi di nomor 14017/1500017. Nasabah juga diimbau untuk tidak mudah perca
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saluran komunikasi resmi BRI (centang biru/verified) hanya dapat diakses nasabah melalui www.bri.co.id, Instagram: @bankbri_id, Twitter: bankbri_id, kontak bri, promo_bri, Facebook: Bank BRI, YouTube: Bank BRI, TikTok: Bank BRI, dan kontak BRI 14017/1500017.

Sejak modus penipuan social engineering mulai menyasar nasabahnya pada tahun lalu, Perseroan terus mengedukasi nasabah untuk waspada dengan beragam modus penipuan tersebut dan tetap menjaga kerahasiaan data transaksi.

Sejak modus penipuan social engineering mulai menyasar nasabahnya pada tahun lalu, Perseroan terus mengedukasi nasabah untuk waspada dengan beragam modus penipuan tersebut dan tetap menjaga kerahasiaan data transaksi.
Dok. Istimewa

Tidak hanya di BRI, kejahatan perbankan dengan modus social engineering tersebut juga dapat terjadi di bank manapun.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Untuk memerangi kejahatan perbankan tersebut, Perseroan juga terus proaktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap dan menangkap pelaku yang terlibat berbagai tindakan kejahatan perbankan yang merugikan nasabah.

Rekomendasi