PLN UP3 Palu Pastikan Kesiapan Listrik Andalan Selama Momen Idul Adha 1447 H

PLN UP3 Palu mengerahkan ratusan personel dan peralatan untuk menjaga pasokan listrik tetap andal selama perayaan Idul Adha 1447 H, memastikan kenyamanan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PLN UP3 Palu Pastikan Kesiapan Listrik Andalan Selama Momen Idul Adha 1447 H
PLN UP3 Palu mengerahkan ratusan personel dan peralatan untuk menjaga pasokan listrik tetap andal selama perayaan Idul Adha 1447 H, memastikan kenyamanan masyarakat di Sulawesi Tengah. (AntaraNews)

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu menegaskan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026. Kesiapan PLN UP3 Palu ini melibatkan pengerahan ratusan personel dan berbagai peralatan pendukung guna memastikan kelancaran perayaan ibadah masyarakat. Langkah strategis ini diambil untuk menjamin stabilitas listrik di seluruh wilayah operasionalnya.

Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, menyatakan bahwa seluruh personel, peralatan, dan sistem pendukung telah disiapkan guna memastikan pasokan listrik tetap andal selama Idul Adha. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk memberikan pelayanan terbaik, khususnya pada hari besar keagamaan nasional (HBKN). Masyarakat di Sulawesi Tengah diharapkan dapat merayakan Idul Adha dengan aman dan nyaman tanpa khawatir gangguan listrik.

Sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Tengah dilaporkan dalam kondisi aman dan andal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama perayaan Idul Adha. PLN UP3 Palu telah melakukan berbagai persiapan matang, termasuk mitigasi potensi gangguan. Hal ini dilakukan demi mendukung kelancaran aktivitas ibadah dan kegiatan sosial masyarakat.

Kesiapan Personel dan Peralatan PLN UP3 Palu

Dalam rangka menjaga keandalan pasokan listrik, PLN UP3 Palu mengerahkan total 377 personel siaga selama masa siaga Idul Adha. Jumlah ini terdiri dari 94 personel PLN dan 283 personel tenaga alih daya serta mitra kerja distribusi. Mereka akan ditempatkan di berbagai titik strategis untuk merespons cepat setiap potensi gangguan.

Selain sumber daya manusia, PLN UP3 Palu juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung vital. Peralatan ini mencakup 17 unit Uninterruptible Power Supply (UGB), delapan unit genset, 53 unit motor operasional, dan 37 unit mobil operasional. Ketersediaan material cadang gangguan juga dipastikan cukup untuk penanganan darurat.

Manajer Ansar menambahkan bahwa PLN UP3 Palu mengoperasikan 11 posko siaga keandalan. Satu posko siaga UP3 diisi oleh 35 personel piket, sementara 10 posko siaga Unit Layanan Pelanggan (ULP) memiliki total 342 personel piket. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan respons cepat terhadap masalah kelistrikan.

Pengamanan kelistrikan juga difokuskan pada 18 lokasi siaga VVIP dan VIP. Lokasi-lokasi ini mencakup kantor pemerintahan, aula pemerintah daerah, kantor dinas terkait, hingga pusat kegiatan masyarakat. Penjagaan khusus ini bertujuan untuk memastikan tidak ada gangguan listrik di fasilitas-fasilitas penting tersebut.

Keandalan Sistem Kelistrikan Sulawesi Tengah

Sistem kelistrikan Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Palu, merupakan bagian integral dari sistem Sulawesi bagian Selatan. Sistem ini memiliki daya mampu sebesar 331,6 megawatt (MW), menunjukkan kapasitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan listrik. Daya mampu yang besar ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pasokan.

Ansar menjelaskan bahwa terdapat dukungan daya tambahan dari beberapa sistem terisolasi. Ini termasuk sistem IMIP Isolated sebesar 15 MW, sistem Sabang 4 MW, sistem Pulau Paku 1.020 kilowatt (KW), dan sistem Pulau Ulu Nambo 650 KW. Dukungan ini memperkuat keandalan pasokan listrik secara keseluruhan di wilayah tersebut.

PLN memproyeksikan beban puncak pada malam Idul Adha akan berada dalam kondisi aman. Estimasi beban puncak untuk sistem UP3 Palu diperkirakan sebesar 265,1 MW. Angka ini jauh di bawah daya mampu sistem, sehingga menjamin tidak akan terjadi kekurangan pasokan selama perayaan.

Mitigasi potensi gangguan kelistrikan akibat cuaca juga menjadi perhatian serius. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), PLN melakukan persiapan khusus di wilayah yang berpotensi mengalami banjir dan longsor. Langkah proaktif ini diambil untuk meminimalkan dampak bencana alam terhadap infrastruktur listrik.

Komitmen Layanan dan Fasilitas Pendukung

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kesiapan siaga ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal. Pihaknya memastikan seluruh personel dan infrastruktur kelistrikan siap siaga. Tujuannya agar masyarakat dapat menikmati momen kebersamaan Idul Adha dengan aman dan nyaman.

Sebagai bagian dari pelayanan modern, PLN juga memastikan 10 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dalam kondisi baik dan siap digunakan. SPKLU ini tersebar di 10 lokasi strategis, mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik selama liburan. Ketersediaan SPKLU ini penting untuk kenyamanan perjalanan.

Komitmen PLN tidak hanya terbatas pada penyediaan listrik, tetapi juga pada respons cepat terhadap setiap keluhan atau gangguan. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika terjadi masalah kelistrikan melalui saluran resmi PLN. Ini termasuk aplikasi PLN Mobile atau contact center 123.

Dengan segala persiapan ini, PLN UP3 Palu berupaya maksimal untuk menjaga pasokan listrik tetap stabil dan andal. Hal ini sejalan dengan visi PLN untuk menjadi perusahaan listrik terkemuka yang melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Kesiapan ini menjadi bukti nyata dedikasi PLN dalam mendukung kegiatan penting nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi