Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tengah giat merevitalisasi fasilitas UMKM Center di Bandarlampung. Langkah strategis ini dilakukan untuk mendukung perluasan akses pasar bagi produk-produk lokal daerah. Revitalisasi ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian Lampung secara berkelanjutan melalui sektor UMKM.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, menjelaskan bahwa pembinaan intensif kepada pelaku UMKM menjadi fokus utama. Pembinaan ini penting untuk meningkatkan kualitas produksi dan daya saing produk UMKM Lampung. UMKM Center akan menjadi etalase bagi kekayaan produk-produk daerah.
Lokasi UMKM Center yang strategis berada di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim Kota Bandarlampung, membuatnya mudah dijangkau. Dengan luas lahan 4.856 meter persegi dan bangunan dua lantai seluas 1.130 meter persegi, pusat ini siap menampung berbagai produk unggulan. Keterkaitan antara pariwisata dan UMKM menjadi dorongan utama di balik inisiatif ini.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Pariwisata dan UMKM untuk Ekonomi Lampung
Mulyadi Irsan menegaskan bahwa sektor pariwisata dan UMKM memiliki hubungan yang erat dan saling mendukung. Budaya masyarakat Melayu yang gemar membawa buah tangan setelah bepergian menjadi peluang besar bagi produk lokal. Revitalisasi ini memastikan Lampung tidak hanya bergantung pada satu sektor ekonomi saja, melainkan memiliki penopang kuat dari pengembangan UMKM.
Pembinaan berkelanjutan kepada pelaku UMKM menjadi kunci untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Peningkatan kualitas produksi akan membuat produk lokal lebih diminati oleh wisatawan dan masyarakat luas. Dengan demikian, UMKM Center diharapkan menjadi pusat pengembangan ekonomi kreatif daerah.
Upaya ini adalah bagian dari visi pemerintah daerah untuk menyiapkan area UMKM yang terintegrasi. Hal ini melibatkan Pemerintah Provinsi Lampung bersama 15 kabupaten dan kota. Kolaborasi ini penting untuk memastikan produk dari seluruh wilayah dapat terwakili dan dipromosikan secara efektif.
Advertisement
Advertisement
Konsep "Hub Center" dan "One Stop Service" di UMKM Center
UMKM Center mengusung konsep "hub center" yang inovatif, di mana berbagai produk dari 15 kabupaten dan kota di Lampung akan berkumpul. Konsep ini memposisikan UMKM Center sebagai pusat distribusi dan promosi utama. Ini akan memudahkan konsumen untuk menemukan beragam produk khas Lampung di satu tempat.
Sebagai "one stop service", UMKM Center memungkinkan pengunjung, khususnya wisatawan, untuk mencari oleh-oleh khas daerah setelah berwisata. Keberadaan produk UMKM dan ekonomi kreatif dari berbagai daerah di Lampung dalam satu lokasi akan meningkatkan efisiensi. Ini juga memberikan pengalaman berbelanja yang komprehensif bagi pembeli.
Konsep ini tidak hanya menguntungkan konsumen tetapi juga pelaku UMKM. Mereka mendapatkan platform terintegrasi untuk memasarkan produk tanpa perlu membuka gerai di banyak lokasi. Ini mengurangi biaya operasional dan memperluas jangkauan pasar secara signifikan.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pengembangan dan Daya Saing UMKM Lokal
Pengembangan UMKM Center juga memerlukan kerja sama erat dengan jenama lokal yang sudah mapan di Provinsi Lampung. Kemitraan ini diharapkan dapat mengangkat standar produk UMKM rintisan. Saat ini, proses perancangan dan pemantapan konsep kerja sama serta potensi subsidi pemerintah sedang berlangsung.
Pemerintah berencana membangun daya saing UMKM Center agar bisa bertumbuh. Hal ini dilakukan dengan menyiapkan inkubator UMKM. Inkubator ini akan menjadi wadah bagi UMKM baru untuk tumbuh dan berkembang.
UMKM yang sudah sukses juga akan didorong untuk menjadi mentor bagi UMKM rintisan, menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Tujuan akhirnya adalah menciptakan ekosistem UMKM yang kuat dan mandiri, tidak hanya menjadi etalase produk. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, UMKM Center diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi Lampung, memperkuat posisi produk lokal di pasar nasional maupun internasional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews