Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, secara aktif membuka ruang bagi investor untuk menjadi mitra strategis dalam pengelolaan operasional Rumah Potong Unggas (RPU) modern. Fasilitas RPU ini berlokasi di Jalan Mantuil Basirih, Banjarmasin Selatan, dan diharapkan dapat beroperasi secara profesional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, menyampaikan bahwa RPU modern milik Pemkot Banjarmasin ini sangat membutuhkan kehadiran mitra atau investor yang memiliki kapabilitas dalam pengelolaannya. Kemitraan ini krusial untuk memastikan efisiensi dan standar operasional yang tinggi.
Sebelumnya, beberapa investor telah menunjukkan minat untuk mengelola RPU yang pembangunan gedungnya rampung pada tahun 2023. Namun, kesepakatan belum terjalin karena RPU modern tersebut masih membutuhkan kelengkapan fasilitas penunjang seperti rumah bulu, rumah darah, dan sistem pengolahan limbah yang memadai.
Advertisement
Advertisement
Kebutuhan Mitra Profesional dan Fasilitas RPU Modern
RPU modern milik Pemkot Banjarmasin di Jalan Mantuil Basirih, Banjarmasin Selatan, telah dilengkapi dengan peralatan canggih untuk proses penyembelihan unggas. Fasilitas ini dirancang untuk menangani berbagai jenis unggas seperti ayam dan bebek, sehingga siap difungsikan secara profesional.
Yuliansyah Effendi dari DKP3 Banjarmasin menegaskan pentingnya memiliki mitra yang profesional dalam mengelola operasional RPU. Hal ini bertujuan agar potensi penuh dari fasilitas modern tersebut dapat dimaksimalkan, sekaligus memastikan standar kebersihan dan efisiensi terpenuhi.
Meskipun gedung RPU telah selesai dibangun pada tahun 2023, pengoperasian penuhnya masih menanti penyediaan fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut mencakup rumah bulu, rumah darah, dan sistem pengolahan limbah yang esensial untuk operasional yang komprehensif dan berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Rencana Pengembangan Infrastruktur Pendukung dan Pengelolaan Limbah
Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen untuk melengkapi berbagai sarana yang dibutuhkan agar RPU modern dapat segera beroperasi secara optimal. Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas penanganan unggas di kota tersebut.
Pada tahun 2026, Pemkot merencanakan pembangunan fasilitas pendukung krusial, termasuk rumah bulu, rumah darah, dan sistem pembuangan limbah yang memenuhi standar. Langkah ini vital untuk memastikan bahwa seluruh proses pemotongan unggas berlangsung higienis dan tidak berdampak negatif pada lingkungan sekitar.
Koordinasi erat juga telah dilakukan dengan Perumda Pengolahan Air Limbah Domestik (PALD) Banjarmasin guna mendukung penyediaan instalasi pengolahan limbah yang efektif. Selain itu, Pemkot kembali menawarkan kerja sama dengan pihak Bank Syariah Indonesia terkait pemanfaatan RPU modern ini.
Advertisement
Advertisement
Potensi dan Dampak RPU terhadap Penanganan Unggas di Banjarmasin
Setiap harinya, puluhan ribu unggas masuk ke Kota Banjarmasin, menunjukkan tingginya volume kebutuhan akan fasilitas pemotongan yang terpusat. Keberadaan RPU modern ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengelola jumlah unggas yang besar tersebut.
Dengan beroperasinya RPU modern yang strategis di wilayah pinggiran kota, penanganan unggas dapat terpusat pada satu lokasi. Ini akan memudahkan pengelolaan limbah yang dihasilkan, mencegah pencemaran lingkungan, dan memastikan proses yang lebih higienis.
Pemusatan penanganan unggas melalui RPU modern ini juga berpotensi meningkatkan kualitas dan keamanan produk daging unggas yang beredar di pasaran. Hal ini akan memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan Kota Banjarmasin.
Advertisement
Sumber: AntaraNews