Pemkab Buleleng Aktifkan Gerokgak Festival, Dorong UMKM dan Lestarikan Budaya Lokal

Gerokgak Festival kembali digelar Pemkab Buleleng setelah tujuh tahun vakum, menjadi ajang penting untuk mendukung UMKM serta melestarikan seni dan budaya khas Bali.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Buleleng Aktifkan Gerokgak Festival, Dorong UMKM dan Lestarikan Budaya Lokal
Gerokgak Festival kembali digelar Pemkab Buleleng setelah tujuh tahun vakum, menjadi ajang penting untuk mendukung UMKM serta melestarikan seni dan budaya khas Bali. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, kembali mengaktifkan pagelaran Gerokgak Festival pada Sabtu, 11 April 2026. Festival ini menjadi langkah nyata Pemkab Buleleng dalam mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasinya atas partisipasi masyarakat yang signifikan pada pelaksanaan perdana ini.

Pengaktifan Gerokgak Festival ini menjawab kerinduan masyarakat yang telah menantikan acara tingkat kecamatan tersebut selama hampir tujuh tahun. Selain sebagai wadah UMKM, festival ini juga bertujuan menghidupkan kembali seni dan budaya khas Pulau Dewata. Acara ini diharapkan dapat menjadi ruang ekspresi serta pelestarian budaya lokal yang otentik.

Bupati Sutjidra menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan juga wujud nyata semangat kebersamaan dan gotong royong. Setiap kecamatan diberikan kesempatan istimewa untuk menampilkan kekhasan seni, tradisi, dan adatnya. Hal ini bertujuan memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman yang dinamis.

Kehadiran Gerokgak Festival sangat dinantikan masyarakat Buleleng, terutama setelah vakum selama bertahun-tahun. Bupati I Nyoman Sutjidra mengungkapkan antusiasme yang luar biasa dari warga pada pembukaan festival ini. Festival ini diharapkan tidak hanya memberikan keleluasaan bagi UMKM, tetapi juga menjadi sarana melestarikan seni dan budaya lokal.

Festival ini berfungsi ganda, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang ekspresi dan pelestarian budaya lokal yang kaya. Setiap kecamatan mendapat kesempatan untuk menampilkan kekhasan seni, tradisi, dan adat yang mereka miliki. Inisiatif ini penting untuk memperkuat identitas daerah di tengah arus modernisasi.

Keberadaan UMKM dalam Gerokgak Festival menjadi bagian krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Produk-produk yang dipamerkan menunjukkan kreativitas dan inovasi pelaku usaha lokal yang terus berkembang. Ini merupakan bukti nyata potensi ekonomi kreatif di Kecamatan Gerokgak.

Bupati Sutjidra menekankan bahwa Gerokgak Festival adalah wujud nyata semangat kebersamaan dan gotong royong. Festival ini berupaya menggali serta mempromosikan potensi daerah secara maksimal. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi sebuah upaya konkret untuk kemajuan daerah.

Kecamatan Gerokgak dinilai memiliki potensi besar yang patut untuk dikembangkan lebih lanjut, baik dari sisi budaya maupun ekonomi kreatif. Melalui festival ini, potensi tersebut diangkat dan diperkenalkan secara lebih luas kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebanggaan bersama.

Bupati asal Desa Bontihing tersebut berharap setiap festival dapat menampilkan beragam seni, tradisi, adat, dan budaya dari masing-masing kecamatan. “Melalui festival ini, kita ingin menunjukkan bahwa Gerokgak memiliki identitas dan daya tarik yang mampu bersaing serta menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen untuk memajukan Gerokgak.

Bupati Buleleng memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Gerokgak Festival. Panitia, pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat, semuanya berperan penting dalam gelaran ini. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan acara.

Pihaknya berharap festival kecamatan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai agenda tahunan. Penting untuk terus meningkatkan kualitas festival dengan berbagai inovasi. Inovasi tersebut harus tetap berakar pada kearifan lokal yang menjadi ciri khas Buleleng.

Tujuan utama dari keberlanjutan Gerokgak Festival adalah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Buleleng secara luas. Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga pendorong ekonomi dan pelestari budaya. Dampak positifnya diharapkan terasa di berbagai sektor.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi